Capacitive deionization (CDI) merupakan salah satu teknologi desalinasi yang berkeja berdasarkan prinsip kapasitor. Penggunaan tegangan yang diterapkan pada CDI akan berpengaruh terhadap kinerja CDI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek variasi tegangan pada CDI terhadap hasil desalinasi. Elektroda dibuat dengan mencampurkan 9 gr arang aktif, 1 gr polyvinyl alcohol (PVA) dan alkohol 15 ml diaduk menggunakan magnetic stirrer dengan suhu 70°C sampai membentuk bubur. Kemudian dituangkan ke dalam cetakan dengan ukuran 3cm x 6cm x 1cm dan diamkan pada suhu ruang hingga mengeras kemudian elektroda dipotong menjadi dua bagian. Sumber tegangan yang digunakan adalah 1V, 1.2V, 1.5 V , 1.8V, dan 2V. Salinitas dan konduktivitas air diukur dengan menggunakan Hand Refractrometer dan conductivity meter. Air laut yang diambil di Bungkutoko memiliki nilai salinitas dan konduktivitas sebesar 34‰ dan 38,10 ms/cm yang kemudian didesalinasi. Hasil desalinasi yang diperoleh secara berurutan untuk penurunan salinitas 15‰, 15‰, 12‰, 12‰ dan 11‰ sedangkan penurunan konduktivitas secara berurutan 17,97 ms/cm, 16,08 ms/cm, 11,45 ms/cm, 12,3 ms/cm, dan 7,38 ms/cm. Hasil ini menunjukan bahwa adanya pengaruh tegangan pada hasil desalinasi dengan kategori air masih berupa air payau.
Copyrights © 2024