cover
Contact Name
Wa Ode Nirwana Sari Halidun
Contact Email
wd.nirwanasari@uho.ac.id
Phone
+6281341532778
Journal Mail Official
jurnal_resistor@uho.ac.id
Editorial Address
Jl. HEA. Mokodompit Anduonohu Kendari Sulawesi Tenggara - Indonesia
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
RESISTOR: Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 29882680     DOI : https://doi.org/10.36709/resistor
Resistor: Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik menerbitkan artikel penelitian tentang model/metode Pembelajaran Pendidikan Vokasional Teknik, Strategi Pembelajaran Pendidikan Vokasional Teknik, Media Pembelajaran Pendidikan Vokasional Teknik, Pembelajaran TIK Pendidikan Vokasional Teknik, Literasi Pendidikan Vokasional Teknik, Higher Order Thinking Skill Pendidikan Vokasional Teknik, Pembelajaran Vokasional Teknik Pendidikan Dasar, Pembelajaran Pendidikan Vokasional Teknik, Pendidikan Sains Teknologi dengan berbagai jenis penelitian seperti mulai dari survei, eksperimen, kualitatif, penelitian dan pengembangan, penelitian tindakan kelas pada bidang elektronika. Selain itu, jurnal kami menerbitkan penelitian terkait bidang teknik secara umum seperti sistem kontrol, listrik dan elektronika.
Articles 25 Documents
Penerapan model blended learning berbantuan whatsapp untuk meningkatkan pemahaman konsep pada materi gerak lurus dan melingkar di SMK Negeri 1 Kusambi Al Iliyas Tamsa; Arisona; Erniwati
Resistor: Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Vol 1 No 1 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/resistor.v1i1.1

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data dan informasi keterlaksanaan pembelajaran model blended learning terhadap kemampuan pemahaman konsep peserta didik pada materi gerak lurus dan melingkar. Penelitian eksperimen ini menggunakan the pre test-post test two treatment design. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterlaksanaan model blended learning berbantuan whatsApp kelas X Perikanan maupun kelas X ATPH mengalami peningkatan dalam setiap pertemuannya sehingga dapat digambarkan keterlaksanaan model pembelajaran blended learning berbantuan whatsApp itu sudah sangat baik. Kemampuan pemahaman konsep fisika peserta didik untuk kelas X Perikanan pre-test bernilai 31,40 sedangkan kemampuan pemahaman konsep fisika peserta didik pada post test sebesar 87,8 dengan rata-rata nilai n-gain sebesar 0,822. Untuk kelas X ATPH nilai pre-test sebesar 31,00, post-test sebesar 87,2 dan n-gain sebesar 0,817. Simpulan penelitian ini adalah pembelajaran model blended learning berbantuan whatsApp dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep peserta didik pada materi gerak lurus dan melingkar kelas X SMK Negeri 1 Kusambi.
Aplikasi iot pada sistem kontrol saklar jarak jauh untuk menghemat penggunaan listrik rumah Jumyany Syntha Maola Kadang; Husein; La Hasanudin
Resistor: Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Vol 1 No 1 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/resistor.v1i1.2

Abstract

Masalah yang sering terjadi dalam penggunaan energi yaitu kebocoran penggunaan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dan efisiensi sistem kontrol saklar berbasis IoT dalam menghemat penggunaan energi listrik rumah. Jenis penelitian ini adalah pendekatan atau methodology prototyping. Lokasi penelitian yakni disalah satu rumah dinas Kompleks Pertanian, Kota Kendari. Penelitian ini menghasilkan sebuah perangkat yang dibuat menggunakan NodeMCU ESP8266 dan relay sebagai mikrokontroler dan pengganti saklar manual rumah yang terhubung pada WiFi yang memiliki akses internet dan dapat dikontrol melalui aplikasi Blynk dan MyMQTT. Perangkat ini dapat menghemat hingga 17,02% dari konsumsi listrik periode sebelumnya. Hasil perancangan perangkat ini diharapkan dapat diimplementasikan untuk membantu penghematan energi pada masyarakat luas.
Perancangan Prototype Sistem Kontrol Hybrid On/Off Lampu Berbasis Internet Of Things (Iot) Sebagai Upaya Penghematan Energi Iin Muthmainnah; Husein; La Hasanudin
Resistor: Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Vol 1 No 1 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/resistor.v1i1.4

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan permasalahan pengontrolan lampu rumah yang hanya dapat dikontrol dengan menggunakan saklar manual, sehingga ketika berada diluar rumah lampu tidak dapat dikontrol dengan jarak jauh. Hal ini menyebabkan banyaknya energi listrik yang terpakai jika lampu lupa dimatikan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengetahui sistem kerja kontrol hybrid on/off lampu berbasis Internet of Things (IoT). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D) dan menggunakan model ADDIE dalam proses pengembangannya. Model ADDIE terdiri dari 5 tahapan yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Mikrokontroler yang digunakan dalam penelitian ini yaitu NodeMCU ESP8266. Penelitian ini menghasilkan sebuah alat yang dapat mengontrol lampu rumah dengan menggunakan dua sistem kontrol yaitu kontrol manual dan kontrol jarak jauh. Kontrol manual dilakukan dengan menekan saklar yang teerdapat pada rangkaian dan saklar jarak jauh dilakukan dengan menggunakan aplikasi MyMQTT sebagai kendali jarak jauh. Dengan menggunakan alat ini, dapat menghemat 16% kWh dari penggunaan energi lampu sebelumnya. Penggunaan alat ini diharapkan dapat memudahkan pengontrolan lampu rumah dan diharapkan dapat menghemat penggunaan energi listrik pada lampu rumah.
Efek Ukuran Bulir Terhadap Sifat Listrik Komposit Arang Aktif/Silika Muh. Jasman Jamal; Muhammad Anas; I Nyoman Sudiana
Resistor: Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Vol 1 No 2 (2023): Edisi November 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/resistor.v1i2.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ukuran bulir terhadap sifat listrik komposit arang aktif/silika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan melakukan proses tahapan yakni preparasi arang aktif cangkang kemiri dilakukan dengan metode karbonisasi pada suhu 400° C selama 8 jam dan aktivasi pada suhu 700° C selama 1 jam, dilanjutkan aktivasi silika secara kimia dan mengkomposit ekstra silika dan arang aktif yang dicampur selama 6 jam dengan ballmiling. Hasil komposit dilakukan proses uji sifat listrik meliputi hubungan arus dan tegangan, hubungan konduktivitas terhadap ukuran bulir, hubungan kapasitansi terhadap ukuran bulir, dan hubungan kapasitansi listrik dengan frekuensi berbagai ukuran bulir. Hasil pengukuran menunjukan hasil analisis data  menunjukan bahwa nilai variasi tegangan yang terkecil diberikan berada pada tegangan  3 volt dengan kapasintasi 0,0002 ampere dan yang terbesar besar  pada tegangan 12 volt dengan kapasintasi 0,0008 Ampere. Pada ukuran bulir 60 mesh SiO2 dengan Arang aktif 60 mesh diperoleh konduktivitas sebesar 0,000442 atau 4,42 x 10-4S.cm-1. Daerah kapasintasi terkecil pada ukuran bulir 60 mesh yakni 1802,743 nF dan yang besar berada pada ukuran bulir 200 mesh yakni 1919,947 nF. Pada hubungan frekuensi dan kapasitansi daerah frekuensi dari rentan 0 Hz hingga 1000 Hz terlihat bahwa perubahan nilai kapasitansi sangat kecil dibandingkan dengan yang lain. Daerah  frekuensi yang terbaik berada pada frekuensi 800 Hz.
Efek Jenis Bahan Pembatas Terhadap Kapasitansi Capacitive Deionization (Cdi) Dari Arang Aktif Elisa; Muhammad Anas; Amiruddin Takda
Resistor: Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Vol 1 No 1 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/resistor.v1i1.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efek jenis bahan pembatas terhadap kapasitansi Capacitive Deionization (CDI) dari arang aktif cangkang kemiri. Metode yang digunakan berupa metode eksperimen laboratorium. Arang aktif cangkang kemiri diperoleh dalam empat tahap yaitu 1) persiapan; 2) karbonasi menggunakan reactor pirolis dengan suhu 400ºC-500 ºC selama ± 8 jam; 3) mengayak dengan ukuran bulir, 100 mesh; 4) aktivasi kimia menggunakan H3PO4 dan aktivasi fisika menggunakan tanur pada suhu 700 ºC selama 1 jam. Elektroda CDI dibuat dengan menggunakan campuran karbon aktif, polyvinyl alcohol (PVA), dan alkohol dengan perbandingan komposisi masing-masing sebesar 9gr : 1gr : 5ml dengan ukuran elektroda 3cm x 3cm. Telah dilakukan variasi jenis bahan pembatas terhadap kapasitansi capacitive deionization (CDI) yakni fiberglass, spons dan low density polyethylene ternyata berpengaruh terhadap nilai bahan dielektrik dimana masing-masing nilai bahan dielektrik dari jenis bahan pembatas yaitu fiberglass 6,3, spons 3 dan low density polyethylene 2,3. Nilai kapasitansi terhadap frekuensi 800 Hz dari jenis bahan pembatas fiberglass 28,81 nF, spons 28,36 nF dan low density polyethylene 26,54 nF. Sedangkan antara frekuensi dan kapasitansi pada berbagai jenis bahan pembatas menghasilkan bahwa nilai frekuensi dengan kapasitansi berbanding terbalik. Dimana semakin tinggi nilai frekuensi maka semakin menurun nilai kapasitansi.
Analisis Perbandingan Lampu Led Dengan Lampu Halogen Pada Air Field Lighting (Afl) Sebagai Upaya Efisiensi Penggunaan Energi Listrik di Bandar Udara Halu Oleo Nurliana; Bunyamin; Yuni Aryani Koedoes; Hasmina Tari Mokui; St. Nawal Jaya; Achmad Nur Aliansyah
Resistor: Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Vol 1 No 1 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/resistor.v1i1.18

Abstract

Pemanfaatan teknologi kelistrikan di Bandara Haluoleo salah satunya pada pelayanan pesawat, berguna memandu melakukan take off dan landing. Salah satu peralatan yang terdapat pada pelayanan pesawat yaitu AFL (Airfield Lighting System) yang digunakan membantu pesawat menuju landas pacu maupun ke tempat parkir menggunakan lampu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan intensitas cahaya serta perbandingan efisiensi lampu halogen dan LED pada AFL. Data yang diperoleh dari Bandara akan dianalisis dengan menggunakan rumus dan data yang tersedia. Setelah data teknis yang dibutuhkan telah lengkap, selanjutnya perbandingan lampu LED dengan halogen pada AFL sebagai upaya efisiensi penggunaan energi listrik. Hasil perhitungan kuat cahaya pada lampu halogen di taxiway alpha dan lampu LED di taxiway bravo Bandar Udara Halu Oleo, menunjukkan bahwa kuat cahaya yang dihasilkan pada lampu halogen dengan daya 45 Watt sebesar 2.239,25 Cd. Sedangkan kuat cahaya yang dihasilkan pada lampu LED dengan daya 15 Watt yang menggunakan faktor refleksi 0,98 sebesar 6.539,05 Cd. Hasil perhitungan penggunaan energi pada lampu halogen pada taxiway alpha dan lampu LED pada taxiway bravo Bandar Udara Halu Oleo dalam setahun menunjukkan bahwa penggunaan energi pada lampu halogen sebesar 768,86 Kwh dengan biaya Rp 1.110.786,17. Sedangkan penggunaan energi pada lampu LED sebesar 256,28 Kwh dengan biaya Rp 370.256,06.
Rancang Bangun Sistem Kontrol dan Monitoring Runway Threshold Identifier Light Berbasis Mikrokontroler di Bandar Udara Haluoleo Harlan; Luther Pagiling; Achmad Nur Aliansyah; Nita Zelfia Dinianti Luzi Mulyawati
Resistor: Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Vol 1 No 2 (2023): Edisi November 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/resistor.v1i2.20

Abstract

Dalam transportasi udara dikenal Airfield Lighting System yang merupakan salah satu instrument keselamatan standar penerbangan yang harus ada si setiap bandar udara yang beroperasi di dunia. Terkait dengan perlunya instrument pendukung AFL terutama Approach Light System yang merupakan peralatan navigasi pada ke 2 ambang landasan untuk meningkatkan pergerakan pesawat udara dan keselamatan penerbang, maka seluruh fasilitas listrik dan elektronika di bandar udara harus mempunyai kualitas yang memadai baik di tinjau dari aspek teknisi hingga aspek operasional. untuk dapat membantu teknisi dalam melakukan perawatan di landasan pacu khususnya pada peralatan penunjang penerbangan dalam hal ini RUNWAY TRESHOLD IDENTIFIER LIGHT dilakukan Penelitian yang bertujuan untuk membangun sebuah alat yang dapat memonitoring lampu RTIL yang berada di landasan pacu Bandar Udara Haluoleo. Alat ini terdiri atas Arduino mega 2560 yang dilengkapi dengan Ethernet shield agar dapat terhubung ke jaringan internet, PZEM 004-T untuk mengetahui nilai arus dan tegangan pada lampu RTIL, Relay untuk menyalakan dan mematikan lampu RTIL, dan TP-link untuk pengiriman data dengan sistem point to point. System ini juga dilengkapi dengan aplikasi web yang akan digunakan untuk menampilkan hasil monitoring besar arus dan tegangan dimana nilai arus ini akan mendeskripsikan kondisi lampu RTIL di lapangan serta aplikasi ini juga memilki kontrol terhadap lampu RTIL. Penelitian ini menghasilkan sebuah rancangan alat yang dapat memudahkan teknisi dalam melakukan monitoring di landasan pacu bandar udara haluoleo.
Rancang Bangun Sistem Pemantau/Monitoring Kualitas Udara PM10 Berbasis IoT (Internet of Things) Fariani; Husein; La Hasanudin; Luh Sukariasih
Resistor: Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Vol 1 No 2 (2023): Edisi November 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/resistor.v1i2.21

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesulitan dalam mengetahui kualitas udara disekitar terutama dalam ruangan dan salah satu polutan udara yang dapat menyebabkan masalah kesehatan adalah partikel debu/ Particullate Matter (PM10). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu alat berupa sistem pemantau kualitas udara PM10 berbasis IoT (Internet of Things). Dimana dengan alat ini, kondisi udara dalam suatu ruangan dapat di monitoring dimanapun dan kapanpun. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE dalam proses pengembangannya. Model ADDIE memiliki lima proses yaitu analysis, design, development, implementation dan evaluation. Penelitian ini memanfaatkan NodeMCU sebagai mikrokontroler serta sensor Sharp GP2Y1010AU0F sebagai pendeteksi partikulat PM10. Hasil monitoring konsentrasi PM10 yang diperoleh pada pertigaan kampus UHO selama 1 jam berkisar dari 78,2 µg/m3 hingga 166 µg/m3. Dimana kadar tertinggi PM10 yang diperoleh berada di atas baku mutu yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Peraturan Menteri LHK No. P.14 tahun 2020 yaitu 150 μg⁄m3. Kemudian pada Laboratorium Pengembangan Fisika II diperoleh kadar PM10 selama 1 jam berkisar 73 µg/m3 hingga 89,5 µg/m3 yang dimana kadar tertinggi PM10 yang diperoleh masih berada dibawah baku mutu yang ditetapkan berbahaya oleh pemerintah melalui Peraturan Menteri LHK No. P.14 tahun 2020 yaitu 150 μg⁄m3. Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa sistem monitoring/pemantau kualitas udara PM10 berbasis IoT telah bekerja dengan baik karena dapat mendeteksi perubahan kosentrasi PM10 di udara sekitar.
Silika Sebagai Material Penukar Ion pada Elektroda CDI: Efek Ketebalan Terhadap Kapasitansi dan Kemampuan Desalinasi Arninda Anawai; Rahmi; Muhammad Anas; Erniwati
Resistor: Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Vol 1 No 2 (2023): Edisi November 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/resistor.v1i2.22

Abstract

Salah satu metode desalinasi adalah capacitive deionization (CDI). CDI terdiri dari elektroda arang aktif, dan untuk meningkatkan kinerjanya perlu adanya lapisan penukar ion pada permukaan elektroda. Salah satu bahan alam yang dapat digunakan sebagai adsorben penukar ion adalah silika. Penelitian ini untuk mengetahui efek ketebalan silika sebagai material penukar ion pada elektroda CDI terhadap kapasitansi dan kemampuan desalinasi air laut. Elektroda arang aktif terbuat dari cangkang kemiri kemudian penukar ion dibuat dengan mencampur 9 gr silika, 1 gr Polyvinyl Alcohol (PVA) lalu dilarutkan dalam 15 ml alkohol dan diaduk menggunakan magnetic stirrer sampai membentuk bubur, lalu dicetak dengan ukuran 30 mm × 30 mm ketebalan 1 mm, 2 mm, dan 3 mm di atas elektroda arang aktif ketebalan 10 mm lalu dikeringkan dengan oven pada temperatur 70°C selama ± 1 jam. Proses Kapasitansi ditentukan dengan rangkaian RC (Resistor Capasitor) yang dihubungkan dengan osiloskop serta proses desalinasi menggunakan metode  CDI yang tersusun dari sepasang elektroda, dua buah kolektor, dan satu buah separator yang diberi beda potensial sebesar 1,5 V. Pengukuran salinitas menggunakan Handrefractometer dan konduktivitas menggunakan Conductivity  meter.  Ketebalan  penukar  ion  1  mm,  2  mm,  dan  3  mm memiliki hasil nilai kapasitansi masing-masing diperoleh sebesar 6,928 10-10 F, 6,318  10-10 F, dan 5,417  10-10 F. Untuk hasil salinitas diperoleh sebesar 6 ‰, 6 ‰, dan 10 ‰ dan untuk hasil konduktivitas diperoleh sebesar 2,49 mS/cm, 2,58 mS/cm, dan 6, 32 mS/cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan penukar ion yang lebih tipis mengalami kenaikkan nilai kapasitansi, penurunan salinitas dan konduktivitas tertinggi dibandingkan dengan ketebalan penukar ion yang lain. Efek variasi ketebalan mempengaruhi tinggi rendahnya nilai kapasitansi kemudian  hasil  salinitas  mencapai 6 ‰ untuk ketebalan 1 mm dan 2 mm dan nilai konduktivitas 2,49 mS/cm untuk ketebalan 1 mm. Hal ini menunjukkan bahwa air yang dihasilkan masih dalam kategori air payau.
Pengembangan Infrastruktur Iot Berbasis Wireless Sensor Network Rahmi Safitri; Husein; Muhammad Anas; Kasman
Resistor: Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Vol 2 No 1 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/resistor.v2i1.26

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakagi dengan permasalahan utama yang terjadi dalam penggunaan wifi yaitu keterbatasan jangkauan jaringan, ketidakmampuan server membaca dan atau menerima data, dan keterbatasan jaringan menampung node. Dengan kata lain performansi jaringan wifi sampai saat ini belum berjalan secara optimal terutama dalam komunikasi data. Model penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Model ADDIE merupakan model yang digunakan untuk pengembangan sistem dimana terdiri dari 5 hal utama yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Hasil penelitian ini adalah nilai yang diperoleh hampir sama antara jarak 10, 20, 30, 40 dan 50. Dimana semakin jauh jarak antar base dengan node lainnya maka kinerjanya semakin menurun yang ditandai dengan rangkaian lambat menerima respon yang dilakukan pada rangkaian base. Hasil pengujian berikutnya adalah dengan menguji coba jaringan setiap node.. Berdasarkan hasil uji topologi Wireless Sensor Network terhadap NRF24L01 diperoleh kesimpulan bahwa kinerja pengiriman dipengaruhi oleh jarak antar node. Dan ketika salah satu node tidak berfungsi akan memengaruhi node lainnya. Sementara jarak ikut mempengaruhi kinerja pengiriman data dengan batas jarak maksimal 100 meter imana semakin jauh jarak antara node kinerja pengiriman data juga semakin menurun. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tipe jaringan adalah topologi jaringan tree dengan 5 node menunjukkan keberhasilan dalam pertukaran data efisien antar node.

Page 1 of 3 | Total Record : 25