Dengan perkembangan zaman yang semakin maju, muncullah banyak teknologi yang memudahkan manusia dalam segala aktivitas. Saat ini, sedang banyak sekali yang mengalami fanatisme K-popers yang mana budaya ini berasal dari negara tetangga yaitu korea selatan. Bukan hanya kalangan anak muda tetapi juga remaja, hingga dewasa mengalami fenomena ini hingga meniru apapun yang dilakukan oleh idola nya. Upaya seseorang dalam menyerupai sesuatu sesuai dengan keinginannya dalam segi tingkah laku, gaya busana, taupun lainnya dalam islam dikenal dengan ungkapan tasyabbuh. Hal ini dapat berupa mengubah gaya busananya layaknya laki-laki ataupun sebaliknya karena adanya niat serta keinginan. Dalam Islam jika seorang muslim meniru bahkan menyerupai sesuatu, baik dalam segi bentuk, sifat, kepercayaan, kebudayaan maupun tingkah laku maka dilarang oleh agama.Dengan merujuk pada fanatisme K-popers yang dikaitkan dengan hadis Nabi, penelitian berguna menjawab rumusan masalah yakni bagaimana kualitas hadis-hadis tasyabbuh dalam kitab Sunan Abu Dawud serta bagaimana pemaknaan hadis-hadis tasyabbuh menurut ulama pensyarah, dan ulama kontemporer serta bagaimana kajian hadis jika dikaitkan dengan pendekatan psikologi manusia. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitas hadis-hadis tasyabbuh dalam kitab Sunan Abu Dawud, dan untuk mengetahui pengaruh tasyabbuh kepada penggemar K-popers jika dikaitkan dengan psikologi manusia. Kata kunci: Hadis, Tasyabbuh, Psikologi Pemaknaan
Copyrights © 2023