Budi Luhur Journal of Strategic and Global Studies
Vol. 1 No. 1 (2023): July

Turkiye at Crossroads: The Dynamics of Turkish Foreign Policy Changes

Emil Radhiansyah (Department of International Relations, Faculty of Philosophy and Civilization, Paramadina University)
Irsan Olii (Department of International Relations, Faculty of Philosophy and Civilization, Paramadina University)
Noviyanti Pratiwi (Department of International Relations, Faculty of Philosophy and Civilization, Paramadina University)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2023

Abstract

Abstrak: Artikel jurnal ini membahas tentang pengaruh besar usaha Turki untuk bergabung dengan Uni Eropa terhadap kebijakan luar negerinya. Turki merupakan negara yang penting secara geopolitik dan memiliki sejarah dari Kekaisaran Ottoman, yang memberikan keuntungan dalam memperluas pengaruhnya di wilayah sekitarnya. Daripada hanya berfokus pada Uni Eropa, Turki dengan cerdik memilih untuk memperluas pengaruhnya, yang menguntungkan kepentingan nasionalnya. Di bawah pimpinan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang dipimpin oleh Recep Tayyip Erdogan dan Ahmet Davutoglu, kebijakan luar negeri Turki dirancang dengan baik dengan penerapan kebijakan "strategic depth," juga dipadukan dengan prinsip "zero problems" dan "good neighbors." Perubahan strategi ini menyebabkan Turki beralih dari orientasi Barat ke fokus lebih pada hubungan baik dengan negara-negara Muslim di Timur Tengah. Tentu saja, perubahan ini berdampak pada hubungan Turki dengan negara-negara Barat. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang mendorong perubahan kebijakan luar negeri Turki tersebut. Dengan memahami dinamika yang terlibat dan akibatnya bagi interaksi global Turki, artikel ini membantu memahami peran Turki dalam hubungan internasional dan memprediksi perkembangan diplomasi di masa depan.   Abstract: Long journey waiting for European Union membership gives an impact in Türkiye’s foreign policy direction. As a country with strategic geopolitic and with the legacy of the Ottoman Empire, give Türkiye advantage to widen its influence through region and made a benefit for its interest than waiting infront of European Uniondoorstop. Under the AKP (Justice and Development Party; JDP) with Recep Tayyip Erdogan and Ahmet Davotuglu architecking the Türkiye’s Foreign Policy with its “strategic depth” policy in collaboration with “zero problems” and “good neighbors” principles. Türkiye then changes it foreign policy orientation from west to the Mideast and especially to muslem countries around the neighbourhood. Offcourse with the changing give impacts onTürkiye’s relations with the west. This article tries to explain whatcauses the change in Türkiye’s Foreign Policy.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jsgs

Publisher

Subject

Humanities Environmental Science Social Sciences Other

Description

Budi Luhur Journal of Strategic & Global Studies, published by International Relations Study Program, Faculty of Social Science and Global Studies, Universitas Budi Luhur. Strategic Global Studies publish twice a year (June and December). In each edition, it received article that will be reviewed by ...