Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang dan kompleks di mana salah satu faktor penentu keberhasilan terapi tergantung pada kepatuhan pengobatan. Ketidakpatuhan terhadap pengobatan pada pasien diabetes melitus tipe 2 dapat mengakibatkan kontrol glukosa darah yang buruk dan meningkatkan risiko komplikasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi perilaku kepatuhan minum obat dengan melihat kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Klinik Migas Cepu Kabupaten Blora. Penelitian observasional non eksperimental dengan menggunakan metode MMAS-8 untuk kuesionernya dengan melakukan observasi terhadap sampel sebanyak 40 pasien rawat jalan yang rutin melakukan kunjungan. Penelitian ini dilakukan tahun 2021. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan kuesioner MMAS-8 didapatkan 22 responden (55,55%) termasuk dalam Kepatuhan Tinggi, kemudian 11 responden (27,28%) termasuk dalam Kepatuhan Sedang dan 7 responden (17,5%) termasuk dalam Kepatuhan Rendah. Terdapat 6 pasien (15%) yang menunjukkan peningkatan PDB. Hasil analisis dengan uji korelasi bivariat dengan nilai sig pearson correlation sebesar 0,000 < 0,001 berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat dengan hasil pemeriksaan gula darah namun korelasinya sangat lemah.
Copyrights © 2024