cover
Contact Name
Sukma Shinta Yunianti
Contact Email
meleklitersi24@gmail.com
Phone
+62895383190022
Journal Mail Official
farmestramelekliterasi@gmail.com
Editorial Address
Banyuanyar RT 03 RW IX Banjarsari Surakarta Telp. 0895352937588 | Email: meleklitersi24@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
FARMESTRA
ISSN : -     EISSN : 30627311     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Focus and Scope Focus FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia is a Research Journal in Pharmaceutical Sciences, published by Melekliterasi Press. This journal is published twice a year and provides a forum for publishing original research articles, review articles, and case studies within its scope. This journal is published twice a year and is a means for researchers, academics, and practitioners who want to channel their thoughts and findings in the field of Pharmaceutical Studies. Scope The scope of this journal is Pharmaceutical Sciences: Pharmacy, Biopharmaceutics, Drug Delivery Systems, Physical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Pharmaceutical Chemistry, Pharmaceutical Biology. Community and Clinical Pharmacy: Pharmacology and Toxicology, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Marketing, Alternative Medicine, Pharmaceutical Management, Pharmacoeconomics, Pharmacoepidemiology, Social Pharmacy, Pharmaceutical Policy.
Articles 22 Documents
STUDI FITOKIMIA DAN FARMAKOLOGI DAUN KUMIS KUCING (Orthosiphon aristatus) SEBAGAI ANTIKANKER Alfred Seran, Agustinus; Sari Fatul Layly
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 1 No. 02 (2023): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki berbagai macam sumber daya alam hayati yang tersebar luas di berbagai macam daerah. Salah satunya adalah tanaman daun kumis kucing (Orthosiphon aristatus). Pada penelitian ini, daun kumis kucing (Orthosiphon aristatus) yang akan diteliti dengan menggunakan ekstrak daun dari tanaman tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah aktivitas senyawa yang menghambat kanker pada tanaman kumis kucing. Pada analisis efek anti kanker dari daun Orthosiphon stamineus pada sel MCF-7. Diketahui ekstrak etil asetat tanaman dikumpulkan 6 fraksi berdasarkan nilai Rfnya dan fraksi diuji sitotoksisitasnya, peneliti mendeteksi adanya terpenoid, sterol, karbohidrat, flavonoids, alkaloida, kuinon, fenol dan kumarin dalam ekstrak etil asetat serta flavonoid dan alkohol dalam ekstrak metanol daun O. Selain etil asetat yang mampu menghasilkan sitotoksisitas untuk menghambat pertumbuhan MCF-7, pada ekstrak metanol OS juga ditemukan memiliki aktivitas anti-anglo game yang kuat secara in vitro. Secara in Vitro, pada percobaan faktorial umum tipe 3×3×4  digunakan dengan jumlah total tiga puluh enam proses untuk menyiapkan CO superkritis (SC-CO2) ekstrak teh kumis kucing (Orthosiphon stamineus). SC-CO2 ekstrak disiapkan pada tekanan dan suhu sedang (31.1MPa dan 60∘C) menghasilkan sitotoksisitas selektif terhadap sel kanker prostat manusia (PC3) dan aktivitas pemulungan radikal bebas yang signifikan, namun tidak beracun bagi sel normal.
ARTIKEL REVIEW: REGULASI OBAT TRADISIONAL YANG BERLAKU DI INDONESIA Anggrayni, Renny
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 1 No. 02 (2023): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obat tradisional yaitu bahan atau ramuan herbal, atau hewani, ramuan mineral, sediaan gelanik atau campuran dari beberapa ramuan yang sudah dipergunakan secara turun temurun. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan mengumpulkan dan mengulas berbagai sumber informasi terkait regulasi obat tradisional, baik dari pemerintah, akademisi, maupun praktisi. maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis regulasi obat tradisional yang berlaku di Indonesia, serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan dan pengembangan regulasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman.
UJI SIFAT FISIK SEDIAAN MASKER GEL PEEL-OFF EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH CINA Paperomia pellucida L Zulaika, Laili nur; Qonitah, Fadilah; Ariastuti, Reni
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 1 No. 02 (2023): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakteri Propionibacterium acnes merupakan salah satu bakteri penyebab jerawat. Masker gel peel-off merupakan salah satu sediaan yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan kulit dari jerawat. Daun sirih cina (Paperomia pellucida L) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid saponin dan tanin yang merupakan tanaman yang efektif terhadap bakteri penyebab jerawat (P. acnes). Penelitian ini bertujuan untuk menformulasikan sediaan masker gel peel-off ekstrak etanol daun sirih cina. Sediaan masker gel peel-off dibuat 4 formula dengan konsentrasi daun sirih cina sebesar 0%, 10%, 15% dan 20%. Uji sifat fisik yang diamati adalah organoleptis, pH, homogenitas, daya sebar, daya lekat, viskositas dan uji waktu  mengering. Hasil penelitian diperoleh bahwa sediaan masker gel pell-off ekstrak etanol daun sirih cina pada formula 0,1,2,3 mempunyai sifat fisik yang baik, memenuhi standar sifat fisik yang ditetapkan. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa masker gel peel-off ekstrak etanol daun sirih cina memiliki sifat fisik yang baik, memenuhi standar sifat fisik yang ditetapkan untuk sediaan masker gel peel-off.                                                                                                                                                                                                                                                                        
GAMBARAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PILIHAN KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN OBAT BEBAS DI APOTEK “X” SURAKARTA Manek, Yohanes Stephen; Ariastuti, Reni; Sakti Pambudi, Risma
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 1 No. 02 (2023): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Over the counter drugs are drugs that can be purchased freely at drug stores such as pharmacies, supermarkets, and drug stores. Drug selection can be influenced by several factors such as drug effectiveness, price, packaging design, safety, brand, promotions and recommendations from other parties. People often get drug information through other and print or electronic media advertisements, which are the most impressive types of information and are easy to understand. This research aims to determine factors that influence consumer choices regarding purchasing over-the-counter drugs at drug store "X" in Surakarta. The research used a cross sectional descriptive method. Primary data was collected through direct observation regarding the description of factors that influence the purchase of over-the-counter drugs without a doctor's prescription at the drugstore. Data was taken from 100 consumer respondents from an "X" drug store in Surakarta. Research data was processed using the Microsoft Excel application. The results show that the factors that influence consumer choices in purchasing over thecounter drugs at drug store "X" Surakarta is the effectiveness at 74.80%, safety at 73.88%, packaging design at 74.2 %, price at 74.4%, brand at 74.95%, promotion at a 73.10% and recommendation from other parties at 70.2%. Based on the results, it can be concluded that the biggest factor influencing consumers in choosing drugs at the drug store "X" Surakarta is the brand factor with an average of 74.95%.
Analisa Lama Waktu Tunggu Pelayanan Resep di Apotek Sindhu Farma Rebecawati, Linda; Sakti Pambudi, Risma; Khusna, Khotimatul
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 1 No. 02 (2023): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Waktu tunggu pelayanan merupakan masalah yang masih banyak dijumpai dalam praktik pelayanan kesehatan, dan salah satu komponen yang potensial menyebabkan ketidakpuasan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa lama waktu tunggu pelayanan resep di Apotek Sindhu Farma dan kesesuaiannya dengan Standar Pelayanan Minimal Apotek yang berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 73 Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan metode desain observasional yang menggunakan analisis deskriptif. Sampel diambil sebanyak 100 resep pada bulan Desember 2023 – Januari 2024. Data primer dikumpulkan langsung melalui pengamatan (observasi) menggunakan stopwatch dan jam untuk mengukur lama waktu tunggu pelayanan resep di Apotek Sindhu Farma serta menggunakan lembar observasi untuk mencatat hasil data penelitian yang diperoleh. Data penelitian diolah dan dihitung rata – rata  waktu tunggu pelayanan resep. Pada penelitian didapatkan total keseluruhan waktu tunggu pelayanan resep racikan dengan jumlah resep sebanyak 12 resep nilai rata – rata waktu tunggu yaitu 15 menit dan waktu tunggu pelayanan resep jadi atau resep non racikan dengan jumlah resep sebanyak 88 resep nilai rata – rata waktu tunggu yaitu 6,82 menit. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa rata – rata waktu tunggu pelayanan resep di Apotek Sindhu Farma sudah sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal di Apotek yaitu <15menit untuk resep jadi dan <30 menit untuk resep racikan. Kata kunci : Apotek ; Pelayanan ; Resep; Waktu Tunggu
Ketepatan Penggunaan Obat Antihipertensi di Klinik Milla Husada Rista Rini, Helviana
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 2 No. 01 (2024): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler tertinggi yang diderita di dunia, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hipertensi merupakan penyebab utama kematian dini di dunia. Ketepatan penggunaan obat antihipertensi merupakan faktor penting dalan meningkatkan keberhasilan terapi hipertensi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ketepatan penggunaan obat antihipertensi di Klinik Milla Husada bulan Januari-Desember tahun 2023 meliputi tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat dan tepat dosis. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan rancangan deskriptif yang menggunakan pendekatan secara retrospektif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh rekam medis pasien hipertensi di Klinik Milla Husada bulan Januari-Desember tahun 2023, lembar pengumpulan data dan JNC VIII 2014. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh ketepatan penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Klinik Milla Husada bulan Januari-Desember tahun 2023 berdasarkan kriteria tepat indikasi diperoleh presentase sebesar 100%, tepat pasien diperoleh presentase sebesar 100%, tepat obat sebesar 98,18% , dan tepat dosis sebesar 98,18%. Ketepatan penggunaan obat antihipertensi di Klinik Milla Husada bulan Januari-Desember 2023 menunjukkan belum Mencapai 100%.
TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP SWAMEDIKASI DEMAM PADA ANAK DI RW 01 KELURAHAN PAJANG KECAMATAN LAWEYAN SURAKARTA Khusna, Khotimatul; Nursi, Ivan Nurdin; Pambudi, Risma Sakti
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 2 No. 01 (2024): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam pada anak merupakan kejadian yang umum terjadi dan memerlukan penanganan yang tepat dari orang tua. Swamedikasi demam, yang merupakan upaya pengobatan mandiri oleh orang tua untuk meredakan demam pada anak, menjadi solusi yang umum dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan orang tua terhadap swamedikasi demam pada anak RW 01 Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang diisi oleh 91 orang tua dari total populasi 476 orang tua di wilayah tersebut. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan rumus persentase dan disajikan dalam bentuk tabulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 8 responden (8,8%) memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, 41 responden (45,1%) memiliki tingkat pengetahuan yang cukup, dan 42 responden (46,15%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik terkait swamedikasi demam pada anak.  Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan orang tua terhadap swamedikasi demam pada anak di RW 01 Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta paling besar medapatkan kategori baik.
EVALUASI SIFAT FISIK SEDIAAN FACIAL WASH  EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH CINA (Paperomia pellucidaL.)SEDIAAN FACIAL WASH  EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH CINA (Paperomia pellucidaL.) Santika, Maria; Qonitah, Fadilah; Ariastuti, Reni
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 2 No. 02 (2024): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

If dirt on the face is not cleaned over time, it will accumulate into blackheads and pimples. Acne can also occur due to underlying blockage and inflammation, usually caused by the bacteria Propionibacterium acnes. Ethanol extract of Chinese betel leaves contains alkaloids, tannins, lipids and essential oils which have antibacterial properties. The aim of this research is to find out whether the facial wash formulation can meet the requirements for a good physical properties test and to find out whether the Chinese betel leaf extract (Paperomia pellucida L. Kunth) facial wash preparation has inhibitory power against P.acnes. This research is experimental research. Physical property tests carried out include organoleptic, pH, foamability and viscosity tests. Antibacterial activity testing was carried out using the diffusion method. Facial wash preparations from Chinese betel leaf extract (Paperomia pellucida L. Kunth) are made with concentrations of 0% (F0), 10% (F1), 15% (F2), 20% (F3). The results of the antibacterial activity test were tested using one way anova statistics. The research results showed that the facial wash preparation met the requirements for a good physical properties test and there was no significant difference between the formulas. The average results of the positive control antibacterial activity test for clindamycin had an inhibitory power of 19.53 ± 0.38 mm (strong), the facial wash preparation of Chinese betel leaf ethanol extract with a concentration of 10% was 8.90 ± 0.97 mm ( moderate), 15% concentration 12.00 ± 0.24 mm (strong), 20% concentration 13.33 ± 0.38 mm (strong), and negative control 0 ± 0 (not inhibiting. This study can be concluded that facial wash ethanol extract of Chinese betel leaves can inhibit antibacterial activity and the significant value is 0.000 <0.05, which means there is a difference in each concentration with the positive control
GAMBARAN KEPATUHAN TERAPI OBAT ANTIHIPERTENSI PADA LANSIADI PUSKESMAS MASARAN II SRAGEN Khusna, Khotimatul; Mahmudah, Endar Asih; Pambudi, Risma Sakti
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 2 No. 01 (2024): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik lebih dari atau sama dengan 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik lebih dari atau sama dengan 90 mmHg. Kepatuhan lansia dalam minum obat antihipertensi merupakan faktor penentu penting dalam mengendalikan tekanan darah. Berdasarkan pemantauan pengobatan penderita hipertensi di Puskesmas Masaran II. Hipertensi menjadi masalah kesehatan yang perlu diperhatikan. Tujuan  pada penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepatuhan terapi pada pasien hipertensi. Desain  penelitian  yang  digunakan  adalah  metode  penelitian  survei  yang bersifat deskriptif. Responden dalam penelitian ini sejumlah 70 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan metode kuesioner MMAS-8. Hasil penelitian di Puskesmas Masaran II Sragen menjukkan bahwa tingkat kepatuhan tinggi sebanyak 7 responden (10%), kepatuhan sedang sebanyak 11 responden (15,8%), dan kepatuhan rendah sebanyak 52 responden (74,2%). Kesimpulan dari hasil penelitian adalah kepatuhan terapi obat pada lansia tergolong rendah.
PERILAKU KEPATUHAN PENGAMBILAN OBAT DENGAN KADAR GULA DARAH PASIEN PROLANIS DI KLINIK MIGAS CEPU Suwarni, Sri
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 2 No. 01 (2024): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang dan kompleks di mana salah satu faktor penentu keberhasilan terapi tergantung pada kepatuhan pengobatan. Ketidakpatuhan terhadap pengobatan pada pasien diabetes melitus tipe 2 dapat mengakibatkan kontrol glukosa darah yang buruk dan meningkatkan risiko komplikasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi perilaku kepatuhan minum obat dengan melihat kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Klinik Migas Cepu Kabupaten Blora. Penelitian observasional non eksperimental dengan menggunakan metode MMAS-8 untuk kuesionernya dengan melakukan observasi terhadap sampel sebanyak 40 pasien rawat jalan yang rutin melakukan kunjungan. Penelitian ini dilakukan tahun 2021. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan kuesioner MMAS-8 didapatkan 22 responden (55,55%) termasuk dalam Kepatuhan Tinggi, kemudian 11 responden (27,28%) termasuk dalam Kepatuhan Sedang dan 7 responden (17,5%) termasuk dalam Kepatuhan Rendah. Terdapat 6 pasien (15%) yang menunjukkan peningkatan PDB. Hasil analisis dengan uji korelasi bivariat dengan nilai sig pearson correlation sebesar 0,000 < 0,001 berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat dengan hasil pemeriksaan gula darah namun korelasinya sangat lemah.

Page 1 of 3 | Total Record : 22