Tablet merupakan salah satu sediaan farmasi yang sangat populer. Tablet banyak digunakan dalam pengobatan karena harganya yang relatif murah. Sediaan tablet dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya yaitu metode cetak kempa langsung, granulasi basah, granulasi kering, fast melt granulation, dan foam granulation. Masing masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan. Metode cetak kempa langsung memiliki kelebihan yaitu prosesnya cepat hanya pencampuran dan pengempaan, namun tidak semua bahan aktif dapat langsung dikempa. Metode cetak kempa langsung membutuhkan bahan tambahan atau eksipien yang disebut filler-binder. Artikel review ini akan mendiskusikan dan memberikan informasi kepada pembaca terkait bahan aktif yang dapat digunakan sebagai formulasi tablet dengan menggunakan metode cetak kempa langsung sehingga dapat. Dalam penyusunan artikel ini dilakukan dengan cara mencari data base berupa formulasi sediaan tablet metode cetak kempa langsung. Pencarian data base menggunakan google scholar dengan rentang waktu 2019-2024 dengan kata kunci formulasi tablet dan tablet cetak kempa langsung. Hasil Formulasi dengan metode cetak kempa langsung mendapatkan hasil yang memenuhi persyaratan melalui uji evaluasi tablet yang meliputi uji keseragaman bobot, uji kerapuhan tablet, dan uji kekerasan tablet. Dari beberapa formulasi yang kami dapatkan konsentrasi yang dikatakan baik yaitu formulasi yang memiliki konsentrasi bahan aktif maupun bahan tambahan yang tinggi. Kesimpulan: Berdasarkan review literatur yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa formulasi sediaan tablet dengan metode cetak kempa langsung dengan menggunakan berbagai bahan tambahan seperti bahan pengisi, pengikat dan bahan pelicin. Dalam formulasi tersebut menggunakan bahan aktif yang meliputi Paracetamol, ekstrak buah pare, asetosal, captopril, atorvastatin, ekstrak daun pepaya, kalium diclofenac, buah rimbang, buah jambu biji merah dengan konsentrasi yang berbeda beda.
Copyrights © 2024