Radio StArt FM merupakan salah satu media komunikasi yang masih eksis di era digital, khususnya di Kabupaten Mandailing Natal. Sebagai radio yang berorientasi pada pelestarian budaya, StArt FM menghadapi tantangan akibat perkembangan teknologi dan arus globalisasi. Untuk mengatasi hal tersebut, strategi digitalisasi diterapkan dengan mengembangkan platform streaming, media sosial, serta konten berbasis budaya Mandailing. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan beberapa tahapan, seperti analisis situasi, pelatihan digitalisasi penyiaran, penguatan konten budaya, kolaborasi dengan komunitas, serta evaluasi dan monitoring. Hasilnya menunjukkan bahwa digitalisasi mampu meningkatkan kualitas siaran, memperluas jangkauan audiens, serta memperkuat interaksi dengan masyarakat. Meskipun demikian, terdapat kendala seperti keterbatasan infrastruktur digital dan literasi digital penyiar yang masih perlu ditingkatkan. Upaya berkelanjutan, seperti pelatihan serta kerja sama dengan pemerintah dan komunitas lokal, menjadi langkah strategis dalam menjaga eksistensi dan fungsi radio sebagai media edukasi serta pelestarian budaya di era digital.
Copyrights © 2025