Jurnal Ushuluddin
Vol 23, No 2 (2024): Jurnal Ushuluddin

KEKELIRUAN STANDAR PENETAPAN KESHAHIHAN HADIS ‎PADA KAUM SUFI

Saputra, Muhammad Darmawan (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Roihan, Muhammad (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Simamora ‎, Nur Aisah (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
11 Feb 2025

Abstract

ABSTRACTPara ulama hadis telah berupaya menetapkan kualitas hadis Nabi melalui definisi, kriteria, macam-macam, dan kehujjahannya. Dalam konteks tasawuf modern, sebagaimana diungkapkan Yusuf al-Qaradawi, terdapat penyimpangan dalam penggunaan hadis oleh kaum sufi, yang sering mengandalkan pengalaman spiritual pribadi, seperti kasyf, untuk menilai autentisitas hadis. Penelitian ini bertujuan mengkaji autentisitas hadis menurut ahli hadis dan kaum sufi, dengan fokus pada standar yang digunakan masing-masing. Metode penelitian adalah kajian kepustakaan (library research), menggunakan kitab-kitab hadis dalam *kutub al-Tis’ah sebagai rujukan utama, serta buku, jurnal, dan dokumen lainnya sebagai sumber sekunder. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi dan dianalisis secara tematik (mauḍū’ī). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ahli hadis menetapkan lima kriteria untuk autentisitas hadis: bersambungnya sanad (ittiṣāl al-sanad), keadilan perawi (‘adālah), kekuatan hafalan (ḍābiṭ), tidak adanya kejanggalan (‘adam al-syużūż), dan bebas cacat (‘adam al-‘illah). Sebaliknya, kaum sufi menggunakan dua pendekatan berbeda: liqā’ al-Nabī (pertemuan spiritual dengan Nabi) dan ṭāriq al-kasyf (penyingkapan batin), yang sering berbeda dengan standar ahli hadis.Kata Kunci: Kekeliruan penetapan keṣaḥīḥan ḥadīṡ, ahli ḥadīṡ, kaum sūfī

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

ushuluddin

Publisher

Subject

Religion

Description

The Ushuluddin Journal also accepts interdisciplinary articles that connect Islamic studies with other scientific disciplines such as religious studies, philosophy, history and sociology. This aims to enrich academic discourse and broaden the horizons of traditional Islamic studies. We invite ...