Rendahnya capaian ASI eksklusif serta mempertimbangkan dampak kejadian stunting yang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga perlu adanya berbagai upaya untuk melakukan terobosan dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Tujuan umum dalam kegiatan ini adalah mendirikan pusat informasi dan fasilitas tata laksana laktasi center yang dikelola oleh kader kesehatan sebagai upaya meningkatkan capaian ASI eksklusif dan status gizi bayi dan balita di desa Karang Entang dalam upaya pemanfaatan Polindes sebagai pusat rujukan kesehatan ibu dan bayi melalui laktasi center. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan dan pendampingan terkait tata kelola laktasi center (Manajemen laktasi, terapi komplementer dan aplikasi e laktasi) dengan mengukur indikator capaian menggunakan kuesioner pre tes dan post tes. Hasil yang didapat adalah perubahan tingkat pengetahuan sebelum edukasi sebesar 41% baik dan setelah edukasi menjadi 100% tingkat pengetahuan baik. Sedangkan keterampilan ibu dalam memberikan ASI eksklusif serta memberikan kemudahan untuk akses informasi tentang ASI melalui sosialisasi E-laktasi dari 29% menjadi 65%. Kesimpulan kegiatan ini adalah Pengembangan Polindes menjadi Laktasi Center merupakan upaya konkret untuk meningkatkan layanan kesehatan ibu dan anak di wilayah pedesaan.
Copyrights © 2024