Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi strategi pembelajaran dalam menumbuhkan keterampilan proses sains pada siswa sekolah dasar. Keterampilan proses sains mencakup kemampuan mengamati, mengklasifikasi, memprediksi, mengukur, menyimpulkan, dan mengkomunikasikan, yang merupakan dasar penting untuk membangun pemahaman ilmiah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas V di salah satu sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen, serta dianalisis menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi pembelajaran berbasis eksperimen dan diskusi kelompok secara signifikan meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Siswa menjadi lebih aktif dalam mengajukan pertanyaan, melakukan pengamatan, dan menarik kesimpulan berdasarkan data yang diperoleh. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang interaktif dan kontekstual sangat efektif dalam membangun keterampilan proses sains di tingkat sekolah dasar. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan penerapan strategi serupa secara lebih luas untuk mendukung pengembangan keterampilan sains siswa secara optimal.
Copyrights © 2025