Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keputusan merek dan produk contact center PT Angkasa Pura II (PT AP II), dimana latar belakang permasalahannya adalah karena akses pelanggan terhadap layanan online bandara PT AP II belum terstandarisasi, sulit diingat, atau memerlukan nomor yang berbeda untuk setiap lokus bandara yang dikelola oleh PT AP II. dengan memberikan nomor layanan call center 1500138 namun pelanggan membutuhkan kemudahan akses dimana nomor layanan sebelumnya dipersingkat menjadi 138. Perubahan ini selain sebagai langkah strategis dalam meningkatkan aksesibilitas layanan, juga memiliki makna historis yang dalam, mengingat angka 138 mencerminkan tanggal lahir perusahaan yaitu 13 Agustus. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara mendalam dengan personil yang terlibat dalam proses sentralisasi contact center, serta analisis data kualitatif mengenai dokumen dari PT Angkasa Pura II mengenai perubahan dan keputusan penggantian nomor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan nomor layanan call center memberikan dampak positif terhadap brand awareness dan kepuasan pelanggan. Pelanggan lebih mudah mengingat nomor baru tersebut yang berkontribusi pada peningkatan jumlah panggilan masuk dan feedback positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi branding yang mengintegrasikan unsur sejarah dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan loyalitas pelanggan dan memperkuat posisi perusahaan di pasar jasa kebandarudaraan.
Copyrights © 2025