Pelaksanaan pembangunan proyek pembangunan Flyover Krian ini memerlukan biaya yang cukup besar yaitu Rp. 147.671.577.008,40. Menurut permasalahan di atas maka peneliti akan menerapkan upaya optimasi menggunakan metode value engineering karena upaya ini dirasa akan menghasilkan produk konstruksi dengan biaya yang optimal dan memiliki kemampuan dan kelayakan yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dari rekomendasi alternatif desain paling optimal. Berdasarkan hasil dari breakdown cost, grafik hukum pareto dan analisa fungsi, didapatkan bahwa pekerjaan pondasi tiang pancang D600 memiliki rasio cost/worth yang paling besar sebesar 2,139 sehingga layak untuk dilakukan upaya optimasi menggunakan metode rekayasa nilai. Penelitian ini menggunakan dua alternatif, alternatif 1 adalah pondasi tiang pancang D800 sementara alternatif 2 adalah pondasi bore pile D1000. Berdasarkan tahap analisis yang menggunakan analisa keuntungan dan kerugian serta siklus daur hidup proyek (life cycle cost), Alternatif yang dipilih karena paling optimal dan efisien adalah alternatif 1 tiang pancang D800. Optimasi yang dapat dihasilkan dari penggunaan alternatif yang telah ditetapkan sebesar Rp 9.453.601.302,37 Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa alternatif 1 adalah desain terbaik karena memiliki nilai daya dukung pondasi yang lebih besar dari daya dukung desain eksisting serta memiliki biaya yang paling hemat dari desain eksisting.
Copyrights © 2024