Widya Teknik
Vol. 14 No. 1 (2015)

Koefisien transfer massa kurkumin dari temulawak

Ayndri Nico Prayudo (Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya)
Okky Novian (Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya)
. Setyadi (Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya)
. Antaresti (Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya)



Article Info

Publish Date
24 Aug 2018

Abstract

Temulawak merupakan tanaman asli Indonesia yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh disebabkan karena memiliki kandungan kurkumin yang berwarna kuning yang ada. Kurkumin dapat dipisahkan dari temulawak dengan metode ekstraksi padat-cair (leaching). Waktu ekstraksi diantaranya dipengaruhi oleh harga koefisien perpindahan massa. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mencari harga koefisien perpindahan massa yang dicari dengan melakukan pendekatan dengan persamaan dengan penelitian yang memakai bahan baku lain.Selanjutnya penelitian ini dilakukan dengan variasi kecepatan pengadukan dan ukuran partikel temulawak. Hasil ekstrak dianalisa secara kualitatif dengan menggunakan TLC (thin layer chromatograph) dan secara kuantitaif dengan menggunakan densitometri. Hasil penelitian yang diperoleh dinyatakan dengan persamaan

Copyrights © 2015