Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui apakah daya tarik dan Biaya Perjalanan mempengaruhi jumlah pengunjung di Keraton Kasepuhan Cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kuantitatif. Teknik pengumpulan data terdiri dari kuesioner, observasi berupa wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara simultan, variabel Daya Tarik dan Biaya Perjalanan berpengaruh terhadap Jumlah Pengunjung Keraton Kasepuhan Cirebon. Hal ini dibuktikan pada uji f dengan nilai Fhitung (209,165) > Ftabel (3,09) dan diperoleh nilai signifikan 0,000 (sig.<0,5). Tetapi hasil uji t variabel Daya Tarik diperoleh nilai thitung (-.293) < ttabel (1,661) artinya Daya Tarik tidak berpengaruh terhadap Jumlah Pengunjung Keraton Kasepuhan Cirebon. Kemudian hasil uji t variabel Biaya Perjalanan diperoleh nilai thitung 9.234 lebih besar dari ttabel = (9.234 > 1,661) artinya terdapat pengaruh Biaya Perjalanan terhadap Jumlah Pengunjung Keraton Kasepuhan Cirebon. Ketika seseorang tertarik mengunjungi sebuah destinasi wisata karena daya tarik yang dimiliki oleh tempat tersebut, tetapi kemampuan untuk membayar mereka belum menyanggupi untuk mengunjunginya, otomatis mereka belum bisa mendatangi tempat tersebut. Itulah mengapa pada penelitian ini Daya Tarik tidak berpengaruh secara positif terhadap jumlah pengunjung Keraton Kasepuhan Cirebon, sedangkan Biaya Perjalanan lebih berpengaruh positif terhadap Jumlah Pengunjung Keraton Kasepuhan Cirebon
Copyrights © 2023