ABSTRACTà1950s society in Indonesia àwas marked by the changing àsocial àclass, at the àtime àof the Dutch East Indies, indigenous groups or ââ¬Åinlanderââ¬Â àas the lowest grade. After the independence war a large ànumber àof indigenous àpeople shifted àinto àtop class. That changes àwas used àto advertise àthe consumer àgoods of internationalààcampanies. àHow was the àfigure àof ideal àmodel advertised at that time? Through visual analysis àon consumer àgoods advertisement àin newspa- pers published in the 1950s as well as an interview to the resource person, it was found that the visualization àof women as a model, were wearing àIndonesian àdress, but the structure àof the face and physical proportions were western àtype. Admiration àfor the beauty àof western àvaluesààis used as a tool to persuade the target audience, indigenous on new high social class, the women of Indonesia, àespecially àin West Java which is famous for the light-skinned girl and a beautiful face.àKeywords : eurasian àface, visual persuasion, advertisement.àààààABSTRAKàDekade 1950an tatanan masyarakat di Indonesia ditandai dengan berubahnya kelas sosial, pada zaman Hindia Belanda, kelompok pribumi atau ââ¬Åinlander ââ¬Â sebagai kelas yang paling rendah, setelah perang kemerdekaan sejumlah besar orang pribumi bergeser menjadi kelas paling atas. Perubahan itu dimanfaatkan produsen untuk mengiklankan barang-barang konsumen produksi perusahaan internasional. Bagaimana figur ideal model iklan pada jaman itu? Melalui analisis visual pada iklan barang-barang konsumen di koran dan majalah yang diterbitkan pada tahun 1950an serta wawancara kepada narasumber, ditemukan bahwa visualisasi perempuan sebagai model iklan dengan cara berpakaian Indonesia, tapi struktur wajah dan proporsi tubuh bertipe Barat. Kekaguman terhadap nilai-nilai keindahan Barat digunakan sebagai alat untuk membujuk audiens target iklan, kelas sosial atas yang baru, para wanita Indonesia, khususnya di Jawa Barat yang terkenal dengan para gadis yang berkulit terang dan berwajah cantik.àKata kunci: wajah indo, persuasi visual, iklan koran.
Copyrights © 2016