àSumber inspirasi bagi kreator seni bisa datang dari berbagai macam hal, termasuk dari se- buah tantangan formal dalam mengobjektivikasi sebuah visi misi yang bersifat abstrak, vision- er, dan formal (kaku). Pada titik tertentu tantangan tersebut merupakan tekanan (press) yang menuntut seniman untuk mengeluarkan segenap kemampuannya dalam mengeksplorasi se- buah karya lagu yang telah dibatasi oleh sumber-sumber penciptaan. Tidak berhenti sampai menjadi sebuah karya jadi, lagu yang memuat roh visi-misi kemudian harus diinternalisasikan menjadi realitas sosial di masyarakat, membumi, dan secara operasional efektif menyampaikan maksud dan tujuan dari isi lirik lagu yang memuat visi misi tersebut. Secara tekstual kekarya- an, musikalitas dari karya lagu ini, dituntut untuk tidak keluar dari identitas masyarakat, yang secara historis dan terutama kultural identik dengan masyarakat Sunda. Pada titik ini, proses kreatif secara referensial tidak akan lepas dari gagasan karya yang dalam hal ini adalah sebuah visioning. Lagu ââ¬ÅBandung Barat Cermatââ¬Â adalah produk dari pertemuan antara gagasan karya dan pengalaman seni kreator, akhirnya proses kreatif menjadi menarik karena harus mem- pertemukan ââ¬Ëkebutuhan propagandaââ¬â¢, kultur masyarakat, dan pengalaman seni kreator. Hasil penelitian ini merupakan deskripsi dari analisis proses kreatif terhadap karya musikalitas lagu berjudul ââ¬ÅBandung Barat Cermatââ¬Â.àKata kunci: visi-misi, karya lagu,àproses kreatif, musikalitas
Copyrights © 2015