Pemboikotan produk yang mendukung Israel telah menjadi isu hangat yang banyak dibahas di media sosial, baik di Indonesia maupun secara global. Aksi boikot ini semakin meluas di kalangan masyarakat Indonesia, bertujuan untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina, khususnya umat Islam yang mengalami penindasan. Boikot ini melibatkan penolakan untuk bekerja sama dalam bisnis atau kegiatan lain yang terkait. Dari sisi dampak, aksi boikot produk pro-Israel dapat memengaruhi perdagangan, di mana perusahaan-perusahaan yang terkait Israel mungkin kehilangan pasar di Indonesia, yang bisa merugikan hubungan perdagangan yang saling menguntungkan dan berdampak pada diplomasi internasional. Dampak lain mencakup risiko pengurangan tenaga kerja di sektor terkait, yang dapat menyebabkan kehilangan pekerjaan atau penurunan pendapatan bagi karyawan. Oleh karena itu, diperlukan langkah alternatif untuk menanggulangi potensi penurunan ekonomi dan meraih manfaat positif bagi Indonesia. Selain itu, boikot produk pro-Israel membuka peluang bagi produk lokal sebagai pengganti produk internasional yang bersaing, sekaligus menjadi bentuk dukungan moral bagi perjuangan Palestina
Copyrights © 2024