Kesantunan berbahasa merupakan sebuah aspek yang penting dalam membentuk kebahasaan dan karakter anak. Oleh karena itu, pentingnya untuk memperhatikan aspek kesantunan dalam berbahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pematuhan dan pelanggaranmaksim kesantunan berbahasa berdasarkan teori Geoffrey Leech pada lingkup Sekolah Dasar Satu Atap 6 Konawe Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian Maksim Kesantunan Berbahasa Indonesia dalam Lingkup Sekolah Dasar Negeri Satu Atap 6 Konawe Selatan ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data menggunakan teknik observasi, teknik sadap rekam, teknik catat, dan teknik klasifikasi data. Analisis data menggunakan teknik traskrip data dari lisan ke tulisan, identifikasi data, menganalisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian pada lingkup Sekolah Dasar Negeri Satu Atap 6 Konawe Selatan ditemukan bentuk pematuhan maksim kesantunan berbahasa Indonesia pada lingup Sekolah Dasar Satu Atap 6 Konawe Selatan yang terdiri dari maksim maksim kearifan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kesepakatan, dan maksim simpati.
Copyrights © 2024