Pendidikan pada hakekatnya merupakan usaha manusia dalam melestarikan hidupnya. Dalam mencapai tujuan tersebut maka pendidikan harus diarahkan kepada keseluruhan aspek pribadi dan meliputi aspek jasmani, mental mental kerohanian maupun aspek moral. Jadi pada hakikatnya akhlak ialah suatu kondisi atau sifat yang telah meresap dalam jiwa dan menjadi kepribadian hingga dari situlah timbullah berbagai macam perbuatan dengan cara spontan dan mudah, tapi dibuat-buat dan tanpa memerlukan pemikiran. Dalam Budi pekerti yang mulia ini terdiri satu bagian nilai positif yang dinamakan kejujuran. Kejujuran ini menjadi dasar dari sifat-sifat yang ditimbulkannya. Sehingga kejujuran ini mampu menimbulkan banyak sifat-sifat mulia yang menghiasi kepribadian anak. Sikap jujur menjadi dasar bagi guru, Guru kurang memiliki metode-metode dalam menumbuhkan sikap jujur dalam pengajaran pendidikan Agama Islam, Masih lemahnya pembelajara yang mampu meningkatkan sikap kejujuran terutama dalam kegiatan pembelajaran Siswa.Berdasarkan latar belakang masalah di atas, Maka karena itulah penulis tertarik untuk mengetahui bagaimana metode guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan kejujuran belajar siswa di SMPN 1 Sepulu Bangkalan Madura Jawa Timur. Penulisan ini adalah penulisan lapangan atau field research dan penulisan ini digolongkan ke dalam kualitatif dsekriptif. Subjek penulisan ini adalah Guru Pendidikan Agama Islam dan Siswa-siswi SMPN 1 Sepulu Bangkalan Madura Jawa Timur. Objek penelitiannya adalah kejujuran belajar siswa kelas VII. Adapun teknik pengambilan data yang penulis adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Copyrights © 2025