Penelitian ini menganalisis wacana mengenai legitimasi aturan berjilbab yang disampaikan dalam akun TikTok @okisetianadewi_official dengan menggunakan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Penelitian ini menggunakan tiga dimensi analisis: analisis teks, praktik wacana, dan praktik sosiokultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-analisis dengan jenis penelitian yakni kajian pustaka. Sumber data utama berupa unggahan akun Tiktok pada akun @okisetianadewi_official yang diunggah pada tanggal 2 Februari 2023 dan buku, jurnal, tesis, skripsi, artikel imiah, website dan sejenisnya sebagai sumbeer data pendukung.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ustadzah Oki membangun wacana dengan menggunakan kalimat retoris dan deklaratif agar pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami. Selain itu, wacana yang dibangun mencerminkan kepentingan ideologis dalam mengedepankan aturan berjilbab yang sesuai dengan QS. Al-Ahzab ayat 59. Analisis sosiokultural menunjukkan bahwa wacana ini muncul sebagai respons terhadap tren "jilbab sakaratul maut," dengan menekankan pentingnya penggunaan hijab yang sesuai. Penelitian ini menegaskan peran media sosial dalam dakwah Islam serta pengaruh figur religius dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap kewajiban agama.
Copyrights © 2025