Penelitian Gizi dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research)
Vol. 38 No. 1 (2015)

PENGARUH TAPIOKA TERMODIFIKASI EKSTRAK TEH HIJAU TERHADAP GLUKOSA DARAH DAN HISTOLOGI PANKREAS TIKUS DIABETES

Elisa D. Julianti (Pusat Teknologi Terapan Kesehatan dan Epidemiologi Klinik, Balitbangkes, Kemenkes RI, Jl. Dr. Sumeru 63 Bogor, Indonesia)
Nunung Nurjanah (Pusat Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Balitbangkes, Kemenkes RI, Jl. Percetakan Negara 29 Jakarta, Indonesia)
Heru Yuniati (Pusat Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Balitbangkes, Kemenkes RI, Jl. Percetakan Negara 29 Jakarta, Indonesia)
Endi Ridwan (Pusat Teknologi Terapan Kesehatan dan Epidemiologi Klinik, Balitbangkes, Kemenkes RI, Jl. Dr. Sumeru 63 Bogor, Indonesia)
Ema Sahara (Pusat Teknologi Terapan Kesehatan dan Epidemiologi Klinik, Balitbangkes, Kemenkes RI, Jl. Dr. Sumeru 63 Bogor, Indonesia)



Article Info

Publish Date
29 Dec 2015

Abstract

ABSTRACTDiabetes had become national and global health problem. The management of diabetes beside using medicine and physical activity, controlling the daily diet also considered. Food having low digestibility and slow release were good for diabetes. The modification of cassava starch by green tea extract was expected to have low digestibility and slow release, so it could be an alternative food for diabetic person. The aim of this study was to obtain the hypoglicemic effect of tapioca (Manihot utilissima) starch modified with greentea extracts fed to diabetic rats.The sample of this research were 24 male Sprague Dawley rats, aged 2 months (weight 175-250 g). Rats were induced by streptozotocin to become diabetes. Ration containing of tapioka starch modified with 4 percent green tea extract were fed to diabetic Sprague Dawley rats for 35 days. After 35 days of experiment, the blood glucose level and pancreatic Langerhans islets were assayed. The result showed that the tapioca starch modified with 4 percent green tea extract diets could lower blood sugar levels andincrease the population of beta cell sofpancreaticislets in diabetes rats (p<0.05).Keywords: modified tapioka starch, green tea, diabetic rats, bloodglucose, pancreatic beta cellABSTRAKPenyakit diabetes telah menjadi ancaman nasional dan global bagi kesehatan masyarakat. Pencegahan dan penatalaksanaan penyakit diabetes selain melalui pengobatan dan peningkatan aktivitas fisik, pengaturan dari pola makan juga harus diperhatikan. Makanan yang disarankan bagi penderita diabetes adalah makanan yang memiliki daya cerna rendah dan diserap secara lambat. Modifikasi tapioka (Manihot utilissima) dengan ekstrak teh hijau diharapkan dapat menurunkan dayacerna dan memperlambat penyerapan pati tersebut, sehingga dapat menjadi alternatif makanan bagi penderita diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek hipoglikemik pati tapioka yang dimodifikasi dengan ekstrak teh hijau 4% pada tikus diabetes.Tikus yang digunakan adalah tikus Sprague Dawley umur dua bulan dengan berat 175-250 g. Tikus diinduksi menjadi diabetes dengan streptozotocin dan diberi pakan tapioka termodifikasi ekstrak teh 4% selama 35 hari.Setelah 35 hari perlakuan, menunjukkan hasil bahwa pemberian tapioka yang termodifikasi dengan ekstrak teh hijau 4% dapat menurunkan kadar glukosa darah dan dapat menahan laju kerusakan sel beta pankreas pada tikus diabetes (p<0,05).[Penel Gizi Makan 2015, 38(1): 51-60]Kata kunci: tapioka termodifikasi, teh hijau, tikus diabetes, glukosa darah, sel beta pankreas

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

pgm

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences

Description

Focus and Scope Penelitian Gizi dan Makanan is a journal developed to disseminate and discuss the scientific literature and other research on the development of health in the field of food and nutrition. This journal is intended as a medium for communication among stake holders on health research ...