Penelitian Gizi dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research)
Vol. 28 No. 2 (2005)

NUTRITION PROBLEMS IN INDONESIA

Atmarita Atmarita (Directorate of Community Nutrition, The Ministry of Health)



Article Info

Publish Date
08 Nov 2012

Abstract

ABSTRAKKurang pangan dan kurang gizi masih merupakan masalah serius yang dihadapi sebagian besar penduduk Indonesia, terutama penduduk miskin. Walaupun sudah terjadi perbaikan secara umum dalam ketersediaan pangan, pelayanan kesehatan dan sosial, kelaparan dan gizi kurang terjadi di semua kabupaten di Indonesia dalam berbagai bentuk. Saat ini separuh penduduk mengalami kurang besi dan 1/3 menderita kurang iodium. Kekurangan vitamin A diderita 10 juta anak. Berat bayi lahir redah (BBLR) masih berkisar antara 7-14%, bahkanmencapai 16% di beberapa Kabupaten. Tingginya BBLR umumnya terjadi karena ibu kurang gizi. Wanita usia 15-45 tahun menderita kurang energi kronis (BMI<18,5) sebesar 12-22 % dan 40% wanita hamil menderita anemia. Pada tahun 2003 sebanyak 27,5% balita Indonesia menderita kurang gizi dan gizi buruk atau hanya 10% dibawah kondisi tahun 1989. Pada tahun 2001 sebayak 45,6% balita Indonesia pendek. Anak kurang gizi yang BBLR dan pendek akan tumbuh menjai remaja dan dewasa yang kurang gizi, sebaliknya konsumsi pangan yang berlebihan yang berhubungan dengan perubahan gaya hidup, pada gilirannya berakibat pada meningkatnya berbagai penyakit non-infeksi yang dianggap sebagai pemunculan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. [Penel Gizi Makan 2005,28(2): 35-46] Keywords: nutritions problems, undernutritions, overnutrition, Indonesia

Copyrights © 2005






Journal Info

Abbrev

pgm

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences

Description

Focus and Scope Penelitian Gizi dan Makanan is a journal developed to disseminate and discuss the scientific literature and other research on the development of health in the field of food and nutrition. This journal is intended as a medium for communication among stake holders on health research ...