Penelitian Gizi dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research)
Vol. 43 No. 1 (2020): PGM VOL 43 NO 1 TAHUN 2020

HUBUNGAN POLA KONSUMSI SERAT DENGAN KONTROL GLIKEMIK PADA DIABETES TIPE 2 (T2D) DI KECAMATAN BOGOR TENGAH [RELATIONSHIP OF FIBER CONSUMPTION PATTERNS TO GLYCEMIC CONTROL IN TYPE 2 DIABETES (T2D) IN CENTRAL BOGOR SUB-DISTRICT]

Andi Susilowati (Pusat Penelitian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI)
basuki rachmat (Pusat Penelitian dan PengembanganUpaya Kesehatan Masyarakat Badan Penelitiandan Pengembangan Kesehatan,Kementerian Kesehatan RI)
Rahma Ayu Larasati (Program Magister Ilmu Biomedis, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, Jakarta 10440, Indonesia)



Article Info

Publish Date
28 Sep 2020

Abstract

High fiber consumption is known to reduce the efficiency of carbohydrate absorption which can increased insulin sensitivity. The purpose of this study was to look at the relationship of fiber consumption with glycemic control among diabetic adults in Central Bogor District. Cross-sectional and Nested research methods in the PTM Risk Factor Cohort Study is used for this research. A sample of 89 people, with inclusion criteria population aged ≥ 25 years and have a history of T2D disease. Samples were grouped into two, T2D controlled (HbA1c <7%) and T2D uncontrolled (HbA1c ≥ 7%). Data collection was conducted using a questionnaire demographic characteristics and patterns of food consumption during the last 1week period. Chi square analysis to determine the relationship of fiber consumption with glycemic control. The results showed that daily consumption of vegetables and fruits of T2D respomden were controlled (152.9 g and 131.69 g) and uncontrolled (116.2 g and 102.40 g) were still below the WHO recommended requirements (250 and 150). There is a significant relationship between age and T2D control. Where respondents at the age of 50-64 years have a chance of 7.16 times experiencing uncontrolled T2D compared to those aged 30-49 years. There is no significant relationship between the pattern of fiber consumption with glycemic control in patients with T2D. Age (50-59 years) is associated with poor glycemic control (uncontrolled T2D). Suggestions need counseling about routine glycemic control in the elderly group (age ≥ 50 years), behavioral interventions to consume high-fiber foods, and the introduction of good fruit and vegetable variations in consumption for T2D sufferers.ABSTRAKKonsumsi serat tinggi diketahui dapat menurunkan efisiensi penyerapan karbohidrat yang dapat menyebabkan meningkatnya sensitivitas insulin. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan konsumsi serat dengan kontrol glikemik pada orang dewasa diabetes di Kecamatan Bogor Tengah. Metode penelitian cross-sectional dan nested pada Studi Kohor Faktor Risiko PTM. Sampel sebanyak 89 orang, dengan kriteria inklusi penduduk berusia ≥ 25 tahun dan memiliki riwayat penyakit T2D. Sampel dikelompokan menjadi dua, T2D terkontrol (HbA1c < 7%) dan T2D tidak terkontrol (HbA1c ≥ 7%). Pengumpulan data dilakukan wawancara menggunakan kuesioner karakteristik demografi dan pola konsumsi pangan selama periode satu minggu terakhir. Analisis chi square untuk mengetahui hubungan konsumsi serat dengan kontrol glikemik. Hasil penelitian menunjukkan konsumsi sayur dan buah harian responden T2D terkontrol (152,9 gr dan 131,69 gr) dan tidak terkontrol (116,2 gr dan 102,40 gr) masih di bawah syarat yang di ajurkan WHO (250 dan 150). Terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan kontrol T2D. Responden usia 50-64 tahun berpeluang 7,16 kali mengalami T2D tidak terkontrol dibandingkan yang berusia 30-49 tahun. Tidak ada hubungan yang signifikan antara konsumsi serat dengan kontrol glikemik pada penderita T2D. Usia (50-59 tahun) berhubungan dengan kontrol glikemik yang buruk (T2D tidak terkonrol). Perlu penyuluhan tentang kontrol glikemik rutin pada kelompok lansia (Usia ≥ 50 tahun), intervensi perilaku konsumsi makanan tinggi serat, dan pengenalan variasi buah dan sayur yang baik dikonsumsi bagi penderita T2D. [Penel Gizi Makan 2020, 43(1):41-50]

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

pgm

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences

Description

Focus and Scope Penelitian Gizi dan Makanan is a journal developed to disseminate and discuss the scientific literature and other research on the development of health in the field of food and nutrition. This journal is intended as a medium for communication among stake holders on health research ...