JURNAL KEBIDANAN
Vol 4 No 1 (2014): Jurnal Kebidanan

HUBUNGAN BUDAYA PATRIARKI TERHADAP KEPUTUSAN WUS MENJADI AKSEPTOR KELUARGA BERENCANA (DI DESA SEKETI KEC. MOJOAGUNG KAB. JOMBANG)

Jueratun Niswah (STIKes ICMe Jombang)
Siti Rokhani (STIKes ICMe Jombang)
Devi Fitria Sandi (STIKes ICMe Jombang)



Article Info

Publish Date
10 Nov 2016

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi dalam pelaksanaan program keluarga berencana pada umumnya karena kultur masyarakat yang masih memegang erat nilai-nilai budaya, hal tersebut memungkinkan rendahnya cakupan akseptor keluarga berencana di Desa Seketi. Desain penelitian ini adalah analitik korelasionaldengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi 122 responden, sampel 31 responden dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Analisa data menggunakan uji statistik spearman rank. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner, pengolahan data dengan editting, coding, scoring, tabulating.Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar subjek cenderung menganut budaya patriarki (61,3%), dan sebagian besar subjek tidak bersedia menjadi akseptor keluarga berencana (58,1%). Uji Spearman rankdidapatkan nilai ρ = 0,000< 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa H1diterima yang artinya ada hubungan budaya patriarki terhadap keputusan WUS menjadi akseptor keluarga berencana di Desa Seketi Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang. Kata Kunci: Budaya Patriarki, Keputusan WUS Menjadi Akseptor KB

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jib

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal kebidanan memuat karya ilmiah tentang kebidanan yaitu tentang kehamilan, asuhan kehamilan, bayi baru lahir, neonatus, anak prasekolah, premenopause, kesehatan reproduksi dan lain ...