cover
Contact Name
Fera Yuli Setiyaningsih
Contact Email
fera.yuli@gmail.com
Phone
+6285733666400
Journal Mail Official
jurnalkebidanan204@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kemuning No 57 A Candimulyo Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KEBIDANAN
ISSN : 20882505     EISSN : 25804774     DOI : https://doi.org/10.35874/jib.v15i1
Core Subject : Health,
Jurnal kebidanan memuat karya ilmiah tentang kebidanan yaitu tentang kehamilan, asuhan kehamilan, bayi baru lahir, neonatus, anak prasekolah, premenopause, kesehatan reproduksi dan lain lain
Articles 233 Documents
PARTISIPASI SUAMI DALAM MEMILIH KONTRASEPSI IMPLANT (Studi di Desa Brangkal Kecamatan Bandar Kedungmulyo Kabupaten Jombang) Citra Indah Purnama
Jurnal Kebidanan Vol 1 No 1 (2011): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v1i1.32

Abstract

Rendahnya partisipasi pasangan suami istri akan mempengaruhi persepsi pasangan suami istri tentang penggunaan alat kontrasepsi. Dari studi pendahuluan di Desa Brangkal Kecamatan Bandar Kedung Mulyo Kabupaten Jombang pada 10 suami yang mempunyai istri yang menggunakan KB implant, 7 (70%) suami tidak berpartisipasi dalam memilih kontrasepsi implant dan 3 (30%) orang suami yang berpartisipasi dalam memilih kontrasepsi implant. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi suami dalam memilih kontrasepsi implant di Desa Brangkal Kecamatan Bandar Kedung Mulyo Kabupaten Jombang. Metode yang digunakakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi di ambil dari semua suami yang mempunyai istri yang menggunakan KB implant sejumlah 35 orang. Teknik sampling menggunakan total sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah Partisipasi suami dalam memilih kontrasepsi implant. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan dan analisa data menggunakan Editing, Coding, Scoring, dan Tabulating. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari 35 responden sebagian besar memiliki partisipasi sedang sejumlah 21 orang (60,00%) dan yang dan yang berpartisipasi aktif sejumlah 14 oang (40,00%). Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa partisipasi suami dalam memilih kontrasepsi implant di Desa Brangkal Kecamatan Bandar Kedung Mulyo Kabupaten Jombang sebagian besar menunjukan partisipasi sedang. Diharapkan bagi bidan untuk meningkatkan KIE terutama pada suami yang mempunyai istri yang menggunakan KB implant agar ikut serta dalam memilih jenis kontrasepsi yang akan digunakan oleh istrinya.
MOTIVASI REMAJA PUTRI DALAM PENGGUNAAN ANALGESIK UNTUK MENGATASI DISMENORE (Studi di MTs Al-Istiqomah Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro) Diyan Sopiya
Jurnal Kebidanan Vol 1 No 1 (2011): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v1i1.33

Abstract

Setiap bulan secara periodik seorang wanita normal akan mengalami menstruasi, namun pada kenyataannya banyak wanita yang mengalami masalah, diantaranya adalah dismenore. Berdasarkan Studi Pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 7 April 2014, 10 siswi di MTs Al-Istiqomah Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro, diperoleh data 70% (7 siswi) mengalami dismenore dan hanya 30% (3 siswi) yang mengerti tentang cara penanganan dismenore. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui motivasi remaja putri dalam penggunaan analgesik untuk mengatasi dismenore di MTs Al-Istiqomah Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro. Desain penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif, dengan populasi remaja putri kelas VIII MTs Al-Istiqomah Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro sebanyak 30 responden. Tehnik sampling menggunakan Total Sampling. Dalam Instrument penelitian menggunakan kuesioner, kemudian diolah dengan Editing, Coding, Scoring dan Tabulating. Hasil penelitian diperoleh dari 30 responden, responden yang memiliki motivasi kuat sebanyak 5 responden (16,6%), motivasi sedang sebanyak 25 responden (83,4%) dan yang memiliki motivasi lemah 0 responden. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa motivasi remaja putri dalam penggunaan analgesik untuk mengatasi dismenore di MTs Al-Istiqomah Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro yaitu motivasi sedang. Perlu adanya penyuluhan dari tenaga kesehatan untuk meningkatkan motivasi remaja putri dalam penggunaan analgesik untuk mengatasi dismenore
SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL (Studi Prodi DIII Kebidanan semester IV STIKes ICMe Jombang) Eka Nurhayati
Jurnal Kebidanan Vol 1 No 1 (2011): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v1i1.34

Abstract

Kekerasan yang termasuk sering di alami usia remaja, terutama remaja putri adalah kekerasan seksual. Hal ini mencakup segala perlakuan mulai dari pelecehan sampai perkosaan. Berdasarkan Studi Pendahuluan yang dilakukan pada 10 mahasiswa prodi DIII Kebidanan semester IV STIKes ICME Jombang, diperoleh data 7 dari 10 mahasiswa mengerti tentang pelecehan seksual tetapi mereka menganggap cara berpakaian yang terbuka bukan penyebab pelecehan seksual dan mereka tetap memakai pakaian terbuka, sedangkan 3 dari 10 mahasiswa mengerti tentang pelecehan seksual dan mereka menganggap pakaian terbuka sebagai penyebab pelecehan seksual. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sikap remaja putri tentang pelecehan seksual prodi DIII Kebidanan Mahasiswa Semester IV STIKes ICME Jombang. Desain penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif, dengan populasi seluruh mahasiswa prodi DIII Kebidanan Semester IV STIKes ICME Jombang sebanyak 186 responden, dan sampel sebagian mahasiswa prodi DIII Kebidanan Semester IV STIKes ICME Jombang sebanyak 65 responden. Tehnik sampling menggunakan Purposive Sampling. Dalam Instrument penelitian menggunakan kuesioner, kemudian diolah dengan Editing, Coding, Scoring dan Tabulating. Hasil penelitian diperoleh dari 65 responden, responden yang bersikap positif sejumlah 36 responden (55.39%) dan yang bersikap negatif 29 responden (44.61%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sikap remaja putri tentang pelecehan seksual adalah positif, yaitu remaja putri cenderung melakukan upaya pencegahan pelecehan seksual.
POLA MENSTRUASI PADA AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN (Studi di Desa Sumobito Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang) Erika Arum Lestyana
Jurnal Kebidanan Vol 1 No 1 (2011): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v1i1.35

Abstract

Program KB kontrasepsi suntik memiliki beberapa efek negatif seperti amenorea, spotting, mual, dan kenaikan bera badant. Masalah yang sering muncul adalah perdarahan yang tidak teratur. Menurut studi pendahuluan yang diadakan pada tanggal 13 April 2014 di Desa Sumobito, 15 dari 3 bulan akseptor KB suntik terdapat 12 akseptor memiliki masalah menstruasi 2 akseptor terjadi polimenorea, 3 akseptor mengalami amenorea, 4 akseptor mengalami bercak, dan 3 orang lain tidak memiliki masalah menstruasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pola menstruasi dari akseptor Program 3 bulan KB injeksi di Sumobito Desa, Sumobito, Kabupaten Jombang. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan survei. Variabel pola menstruasi akseptor KB suntik 3 bulan. Populasi adalah semua wanita yang menggunakan KB suntik 3 bulan lebih dari satu tahun di Sumobito Desa, dengan jumlah 80 responden menggunakan Simple Random Sampling dan sampel dengan jumlah 37 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan analisis data yang digunakan editting, cooding, scooring dan tabulating. Dari penelitian ini siklus menstruasi dapat menemukan bahwa 5 responden (13,5%) mengalami oligomenorea, 18 responden (48,7%) mengalami amenorea, 8 responden (21,6%) mengalami hipomenorea, dan 6 responden (16 , 2%) mengalami bercak. Hasil penelitian ini adalah bahwa siklus menstruasi pada akseptor KB suntik 3 bulan hampir setengah dari mereka mengalami amenorea. Saran memberikan konseling tentang pengaruh penggunaan KB suntik jangka panjang.
SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DENGAN SADARI (Studi di Kelas X dan XI MAN 5 Jombang Kabupaten Jombang Jawa Timur) Fitri Kusdiana
Jurnal Kebidanan Vol 1 No 1 (2011): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v1i1.36

Abstract

Masih kurangnya kesadaran wanita Indonesia dalam melakukan deteksi dini kanker payudara, bahkan masih banyak wanita Indonesia belum mengetahui cara deteksi dini kanker payudara yang menjadi salah satu penyebabkan angka kejadian kanker payudara cukup besar selain dari faktor gaya hidup yang tidak sehat. Pemeriksaan sederhana untuk mendeteksi secara dini berubahan yang terjadi pada payudara yaitu dengan memeriksa payudara sendiri atau disebut dengan istilah sadari.Tujuan penelitian mengidentifikas sikap remaja putri tentang deteksi dini kanker payudara dengan SADARI. Studi Pendahuluan yang dilakukan di MAN 5 Jombang. Desain penelitian adalah deskriptif. Populasi remaja putri di kelas X dan XI MAN 5 Jombang Kabupaten Jombang Jawa Timur berjumlah 92 orang dengan sampel 92 responden. Teknik sampling menggunakan total sampling.Variabel sikap remajaputr I tentang deteksi dini kanker payudara dengan SADARI, instrumen yang digunakan padapenelitian ini adalah kuesioner, dengan pengolahan data melalui tahapan editing, coding, scoring, dan tabulating dan analisa data menggunakan pendekatan distribusi frekuensi dengan pendekatan logika. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sikap remaja putrid tentang deteksi dini kanker payudara dengan SADARI adalah bersikap negative sebanyak 49 responden (53%),dan bersikap positif sebanyak 43responden (47%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah sikap remaja putri tentang deteksi dini kanker payudara dengan SADARI adalah bersikap negatif.
SIKAP IBU HAMIL TM III DALAM MELAKSANAKAN INISIASI MENYUSUI DINI (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Japanan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang) Mila Karmila
Jurnal Kebidanan Vol 1 No 1 (2011): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v1i1.37

Abstract

Inisiasi menyusui dini adalah permulaan kegiatan menyusui dalam satu jam pertama setelah bayi lahir. Namun saat ini masih rendahnya penatalaksanaan inisiasi menyusui dini ( IMD ) salah satunya disebabkan kurangnya pengetahuan serta sikap ibu hamil untuk melaksanakan IMD saat persalinan. Ibu hamil kurang menyadari perawatan pra lahir dapat dilakukan untuk persiapan menyusui bayi. Berdasarkan studi pendahuluan di POLINDES Karanglo Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang pada tanggal 27 – 28 April 2014 dari 5 responden didapatkan hasil 1 responden ada keinginan untuk melakukan inisiasi menyusui dini (IMD), 4 responden belum ada keinginan untuk melaksanakan Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Penelitian ini bertujuan mengetahui sikap ibu hamil TM III dalam melaksanakan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) di Desa karanglo Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Desain penelitian ini adalah survei dengan jenis penelitian Deskriptif. Populasi semua ibu hamil TM III di Wilayah kerja Puskesmas Japanan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang sebanyak 38 Ibu hamil. Pengambilan sampel secara total sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah sikap ibu hamil TM III dalam melaksanakan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Pengelohan data dengan Editing,Coding,Scoring dan Tabulating. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang sikap ibu hamil TM III dalam melaksanakan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) di Wilayah kerja Puskesmas Japanan kecamatan Mojowarno kabupaten Jombang sebagian besar adalah sikap negatif . Disarankan Petugas Kesehatan dapat meningkatkan sikap ibu hamil tentang melaksanakan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dengan cara memberikan penyuluhan tentang IMD pada setiap ibu hamil, dan ibu menyusui, memberikan konseling IMD bisa dilaksanakan di posyandu pada saat kelas ibu hamil.
PERILAKU REPRODUKSI SEHAT PADA REMAJA PUTRI USI 12 – 15 TAHUN (Di Smpn 1 Kabuh, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang) Neni Kusuma Anggraeni
Jurnal Kebidanan Vol 1 No 1 (2011): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v1i1.38

Abstract

Masa remaja merupakan suatu masa transisi atau peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa. Gaya pacaran remaja zaman sekarang tidak sehat sebab tidak lagi mengindahkan nilai-nilai moral dan pertimbangan logika. Berdasarkan hasil studi pendahuluan dengan wawancara yang dilakukan melalui teknik wawancara dengan 10 siswa kelas 8 SMPN 1 Kabuh, didapatkan bahwa dari 10 remaja, 6 remaja mengaku berperilaku negatif (tidak sehat) terhadap kesehatan reproduksinya, 3 remaja mengaku berperilaku positif (sehat) terhadap kesehatan reproduksinya dan 1 remaja mengaku tidak memahami tentang reproduksi sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku reproduksi sehat pada remaja putri usia 12 – 15 tahun di SMPN 1 Kabuh kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang Jenis penelitian ini adalah deskriptif, populasinya remaja putri usia 12 – 15 tahun di SMPN 1 Kabuh berjumlah 121 orang dan jumlah sampel sebanyak 30 orang dengan teknik sampling adalah proportional simple random sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner, kemudian data diolah dengan menggunakan editing, coding, scoring, dan tabulating. Hasil penelitian didapatkan remaja yang memiliki perilaku positif sebanyak 33,4% respondendan remaja yang memiliki perilaku negatif sebanyak 66,6%. Disimpulkan bahwa perilaku reproduksi sehat pada remaja putri usia 12-15 tahun bahwa sebagian besar responden memiliki perilaku negatif. Disarankan agar remaja mampu memahami dan menjaga kesehatan reproduksinya.
PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TIDAK BEKERJA TENTANG PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (Studi di Desa Kabuh Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang) Siska Wahyu Handayani
Jurnal Kebidanan Vol 1 No 1 (2011): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v1i1.39

Abstract

Penyakit menular seksual tidak hanya membuat malu dan minder tetapi juga menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti infertilitas, sifilis kronis dan AIDS. Berdasarkan studi pendahuluan di Desa Kabuh pada tanggal 8 April 2014 didapatkan 8 orang menderita penyakit menular seksual sedangkan 2 orang tidak menderita penyakit menular seksual. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengetahuan dan sikap ibutidak bekerja tentang penyakit menular seksual Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Variabel pengetahuan dan sikap ibu tidak bekerja tentang penyakit menular seksual. Populasi adalah semua ibu tidak bekerja di Desa Kabuh yang berjumlah 182 responden dengan sampling purposive sampling dan sampel sejumlah 46 responden. Instrumen yang digunakan kuesioner dan pengolahan data menggunakan editing, coding, scoring, dan tabulating. Hasil penelitian ini bahwa pengetahuan ibu tidak bekerja tentang penyakit menular seksual sejumlah 27 responden (58,7%)yang memiliki pengetahuan kurang. Sedangkan sikap menunjukkan sejumlah 24 responden (52,2%) mempunyai sikap positif. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa pengetahuan dan sikap ibu tidak bekerja tentang penyakit menular seksual memiliki pengetahuan yang kurang serta memiliki sikap yang positif. Saran memberikan penyuluhan dan memberikan informasi secara edukatif, efesien dan efektif tentang penyakit menular seksual
AROMATERAPI TERHADAP KEMAJUAN PERSALINAN KALA I FASE AKTIF (Studi di BPS Vetty, A. Md. Keb. Seduri, Mojosari, Mojokerto) Yesy Cristiningrum
Jurnal Kebidanan Vol 1 No 1 (2011): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v1i1.40

Abstract

Banyak masalah yang bisa terjadi dalam persalinan terutama kala I persalinan, salah satunya yaitu fase aktif memanjang .Dilain sisi penggunaan aromaterapi di Indonesia semakin meningkat. Pada studi pendahuluan di BPS Vetty, A. Md. Keb.,Seduri, Mojosari, Mojokerto waktu peneliti melakukan observasi proses persalinan dari 15 ibu bersalin,10 (66,7%) ibu persalinan kala I tidak lancar.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuii pengaruh aromaterapi dengan teknik relaksasi terhadap kemajuan persalinan kala I fase aktif di BPS Vetty, A.Md. Keb., Seduri, Mojosari, Mojokertotahun 2014. Desain penelitian ini adalah pra eksperimen dengan pendekatan post test only with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu melahirkan di BPS Vetty, A. Md. Keb., Seduri, Mojosari, Mojokerto. Jumlah sampel adalah 16 ibu bersalin. Dalam pengambilan sampel teknik yang digunakan adalah teknik non random dengan pendekatan purposive sampling dan untuk pengambilan data menggunakan instrumen berupa SOP dan partograf. Teknik analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Dari setengah 8 responden yang diberikan aromaterapi, menunjukkan bahwa seluruhnya 8 responden (100%) mengalami kemajuan persalinan normal, sedangkan darii setengah 8 responden yang tidak diberikan aromaterapi, menunjukkan bahwa setengah 4 responden (50%) mengalami kemajuan persalinan abnormal. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ρ < α (0,046<0,05), yang berarti ada pengaruh aromaterapi dengan teknik relaksasi terhadap kemajuan persalinan kala I fase aktif di BPS Vetty, A Md. Keb., Seduri, Mojosari, Mojokertotahun 2014. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh aromaterapi terhadap kemajuan persalinan kala I fase aktif di BPS Vetty, A. Md. Keb., Seduri, Mojosari, Mojokerto tahun 2014.
PARTISIPASI SUAMI DALAM MEMILIH KONTRASEPSI IMPLANT (Studi di Desa Brangkal Kecamatan Bandar Kedungmulyo Kabupaten Jombang) Citra Indah Purnama; Muarrofah Muarrofah; Dwi Arin
Jurnal Kebidanan Vol 5 No 1 (2015): Jurnal Kebidanan
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v9i1.146

Abstract

 Rendahnya partisipasi pasangan suami istri akan mempengaruhi persepsi pasangan suami istri tentang penggunaan alat kontrasepsi. Dari studi pendahuluan di Desa Brangkal Kecamatan Bandar Kedung Mulyo Kabupaten Jombang pada 10 suami yang mempunyai istri yang menggunakan KB implant, 7 (70%) suami tidak berpartisipasi dalam memilih kontrasepsi implant dan 3 (30%) orang suami yang berpartisipasi dalam memilih kontrasepsi implant. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi suami dalam memilih kontrasepsi implant di Desa Brangkal Kecamatan Bandar Kedung Mulyo Kabupaten Jombang. Metode yang digunakakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi di ambil dari semua suami yang mempunyai istri yang menggunakan KB implant sejumlah 35 orang. Teknik sampling menggunakan total sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah Partisipasi suami dalam memilih kontrasepsi implant. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan dan analisa data menggunakan Editing, Coding, Scoring, dan Tabulating. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari 35 responden sebagian besar memiliki partisipasi sedang sejumlah 21 orang (60,00%) dan yang dan yang berpartisipasi aktif sejumlah 14 oang (40,00%).Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa partisipasi suami dalam memilih kontrasepsi implant di Desa Brangkal Kecamatan Bandar Kedung Mulyo Kabupaten Jombang sebagian besar menunjukan partisipasi sedang.Diharapkan bagi bidan untuk meningkatkan KIE terutama pada suami yang mempunyai istri yang menggunakan KB implant agar ikut serta dalam memilih jenis kontrasepsi yang akan digunakan oleh istrinya. Kata kunci : Partisipasi, Suami, KB implant

Page 1 of 24 | Total Record : 233