Perubahan perilaku konsumen selama pandemi Covid-19 terjadi pula pada keputusan pembelian pangan segar secara online. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen pangan segar secara online dan menganalisis proses pengambilan keputusan pembelian pangan segar secara online. Responden yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 77 orang yang diambil secara sengaja (purposive), sedangkan data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Konsumen yang membeli pangan segar secara online didominasi oleh perempuan, berusia 24 – 37 tahun, status kawin, bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT), berpendidikan S1 dengan tingkat pendapatan lebih dari Rp 5.000.000 per bulan, serta memiliki anggota keluarga sekitar 4 – 6 orang. Konsumen membeli pangan segar secara online dikarenakan ingin menjaga keamanan dan kesehatan selama pandemi. Sumber informasi yang mempengaruhi konsumen adalah sumber informasi pribadi. Adapun evaluasi alternatif konsumen dalam pembelian pangan segar secara online adalah kesegaran dan kebersihan produk, serta keamanan transaksi. Pembelian dilakukan dengan terencana sebanyak 1 -2 kali dalam sebulan. Setelah pembelian, konsumen cenderung memiliki tindakan untuk berpindah ke toko lain, baik online maupun offline jika terjadi kenaikan harga produk, kenaikan ongkos kirim, ketidaktersediaan produk yang diinginkan, dan ketersediaan promo atau diskon di toko lain.
Copyrights © 2024