Penelitian ini berfokus pada kisah perjalanan Chen Fu Zhen Ren dalam membangun kuil Ho Tong Bio. Kuil ini digunakan sebagai tempat peribadatan umat Tionghoa diseluruh Indonesia yang bertempat di Banyuwangi. Ho Tong Bio merupakan kuil terbesar atau induk, karena dipercaya kuil tertua yang pertama kali di Jawa Timur. Kisah perjalanan Chen Fu Zhen Ren dimulai dari Bali sampai ke tanah Blambangan dan dikuti dengan dua pengawal setianya. Pada awalnya kuil ini dinamakan Ho Tong Bio, tetapi pada kepemimpinan Presiden Soeharto di ganti menjadi Nara Raksita karena tidak boleh melestarikan Bahasa Mandarin. Kemudian saat kepemimpinan Presiden Abdurahman Wahid diganti kembali menjadi Ho Tong Bio. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yakni dengan wawancara, observasi langsung, pengumpulan data, dan analisis visual serta studi dokumen.
Copyrights © 2024