Griseofulvin adalah obat fungistatik yang masuk kedalam golongan Biopharmaceutics Classification System (BCS) kelas II yang memiliki kelarutanyang rendah dan permeabilitas tinggi. Kebaruan penelitian ini karena melakukan uji bioavailabilitas sediaan tablet griseofulvin nanopartikel. Tujuan penelitian yang dilakukan untuk mengembangkan sistem penghantaran obat berbasis nanopartikel dan dapat meningkatkan bioavailabilitas griseofulvin. Griseofulvin nanopartikel menggunakan metode ballmilling. Nanopartikel griseofulvin dikarakterisasi dari morfologi, analisis ukuran partikel dan pola difraksi. Nanopartikel griseofulvin di formulasi dalam bentuk tablet dan diuji bioavailabilitasnya dengan parameter tmax, Cmax, dan AUC. Hasil Rerata Cmaks yang diperoleh untuk tablet konvensional (1,28 µg/ml), dan nanopartikel (5,20 µg/ml). Nilai rerata tmakstablet konvensional (3,3 jam), dan tablet nanopartikel (2,6 jam). Pada nilai AUCtotal untuk tablet konvensional (74,745 µg/ml.jam) dan tablet nanopartikel (112,786 µg/ml.jam). Disimpulkan bahwa tablet griseofulvin nanopartikel dapat meningkatkan kelarutan griseofulvin dan Sistem penghantaran obat nanopartikel dengan metode Ballmiling dapat dikembangkan untuk obat griseofulvin.
Copyrights © 2023