Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam meningkatkan perekonomian desa, khususnya di Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk menggali secara mendalam kondisi BUMDes di kecamatan Pamanukan, seperti BUMDes Wijaya Kusuma, BUMDes Rancage, BUMDes maju sejahtera dan BUMDes Saluyu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes memiliki potensi besar sebagai motor penggerak ekonomi desa melalui pengelolaan unit usaha berbasis potensi lokal, seperti penjualan bahan bangunan, sembako, dan layanan simpan pinjam. Namun, peran BUMDes belum optimal karena berbagai kendala, antara lain keterbatasan modal, rendahnya kapasitas sumber daya manusia, serta minimnya partisipasi masyarakat. Untuk mengatasi hambatan tersebut, strategi optimalisasi seperti pelatihan manajerial, pendampingan berkelanjutan, dan kerja sama dengan pihak eksternal disarankan guna meningkatkan profesionalisme dan keberlanjutan usaha BUMDes. Penelitian ini menegaskan pentingnya tata kelola yang transparan dan kolaboratif agar BUMDes mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025