Kemiskinan adalah situasi di mana satu orang atau satu rumah tangga mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Namun, lingkungan sekitar orang didik memberi mereka motivasi untuk meningkatkan kekuatan mereka, atau setidaknya sebagian besar ketahanan mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami pelaksanaan program Keluarga Penerima Manfaat untuk Swakelola Keluarga Harapan di komunitas Lepo-Lepo Baruga, serta faktor-faktor lain yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan asumsi minimum dapat digunakan untuk menggambarkan dan menjelaskan proses pemeringkatan dengan berbagai studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Keluarga Harapan Graduasi Mandiri Keluarga HarapanĀ di Lepo-lepo Kecamatan Baruga Kota Kendari didasarkan pada beberapa indikator, antara lain: derajat mobilitas, kemampuan membeli komoditas skala kecil dan besar, dominasi terhadap kelompok, keadaan hukum dan politik, derajat keterlibatan dalam bentuk kampanye dan perlindungan, sumbangan ekonomi, dan dampak negatif terhadap kelompok. Sebaliknya, korelasi positif terlihat antara beberapa faktor seperti kontrol sosial, ketajaman bisnis, depresi material, dan pertumbuhan individu dan Keluarga Penerima Manfaat.
Copyrights © 2024