Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengajaran literasi numerasi pada anak usia dini di era digital, khususnya di kota Bengkulu dan Pekanbaru. Seiring dengan perkembangan teknologi digital, penerapan teknologi dalam pembelajaran numerasi di Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) semakin penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Melalui survei yang melibatkan 50 guru dari berbagai TK dan PAUD di kedua kota tersebut, penelitian ini mengidentifikasi metode pembelajaran numerasi yang digunakan, penggunaan teknologi dalam pengajaran, tantangan yang dihadapi, serta pengembangan materi pembelajaran yang terintegrasi dengan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru masih menggunakan metode pembelajaran tradisional, namun ada sebagian kecil yang mulai memanfaatkan aplikasi edukasi berbasis permainan. Penggunaan teknologi, meskipun terbatas, menunjukkan potensi besar untuk meningkatkan pemahaman anak terhadap konsep-konsep numerasi secara lebih menyenangkan dan interaktif. Meskipun demikian, tantangan seperti kurangnya pelatihan bagi guru dan keterbatasan infrastruktur teknologi di beberapa daerah menjadi hambatan utama dalam penerapannya. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan pihak sekolah untuk menyediakan pelatihan bagi guru serta meningkatkan akses terhadap perangkat digital untuk mendukung pembelajaran numerasi yang lebih efektif. Penelitian ini menyarankan agar pengembangan materi pembelajaran berbasis teknologi harus disesuaikan dengan tahap perkembangan anak dan kurikulum yang berlaku, serta perlu ada kolaborasi antara pengembang materi, ahli pendidikan, dan pengembang teknologi untuk memastikan pembelajaran numerasi yang lebih efektif di masa depan.
Copyrights © 2024