Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran keluarga dalam pendidikan karakter anak usia dini di era digital. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana orang tua membimbing dan mengarahkan anak dalam penggunaan media digital untuk membentuk karakter yang positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital yang berlebihan tanpa pengawasan dapat berdampak negatif pada perkembangan karakter anak, seperti memicu perilaku impulsif dan menurunkan keterampilan sosial. Namun, media digital yang digunakan secara selektif dan dalam batas wajar dapat mendukung pendidikan karakter, terutama jika orang tua terlibat aktif dalam mengawasi dan memberi arahan. Pengawasan orang tua, pemilihan konten edukatif, serta keterlibatan anak dalam aktivitas non-digital seperti bermain dan berinteraksi secara langsung, terbukti efektif dalam memperkuat nilai-nilai karakter seperti empati, kesabaran, dan tanggung jawab. Temuan ini menegaskan pentingnya peran keluarga dalam menciptakan keseimbangan antara penggunaan media digital dan aktivitas langsung untuk mendukung perkembangan karakter anak usia dini yang positif di era digital.
Copyrights © 2024