Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan masalah kesehatan yang signifikan, yang memengaruhi kualitas hidup penderitanya, terutama dalam hal toleransi aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh teknik Pursed Lips Breathing (PLB) dan terapi relaksasi terhadap peningkatan kemampuan fungsional dan pengurangan sesak napas pada pasien PPOK. Penelitian ini menggunakan desain pre-post one group dengan pendekatan quasi eksperimen. Sampel penelitian terdiri dari 32 pasien yang dipilih dengan purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan dua instrumen: Six Minute Walk Test (6MWT) untuk mengukur kemampuan fungsional dan Skala Borg untuk mengukur derajat sesak napas. Analisis data dilakukan menggunakan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah intervensi, terdapat peningkatan signifikan dalam jarak yang ditempuh pada 6MWT dan penurunan signifikan pada nilai Skala Borg, yang menunjukkan bahwa PLB dan terapi relaksasi efektif dalam meningkatkan kapasitas fisik dan mengurangi sesak napas pada pasien PPOK. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan terapi non-farmakologis bagi pasien PPOK yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka dengan pendekatan yang lebih sederhana dan terjangkau.
Copyrights © 2025