Membaca tidak sekadar mengerti isi tersurat, namun aktivitas memahami makna bacaan melibatkan kemampuan visual dan kognisi sehingga pembaca mendapatkan ilmu, informasi, pengalaman, dan pengetahuan baru. Pada salah satu sekolah swasta di Tangerang ditemukan kemampuan membaca pemahaman yang rendah ditunjukkan dari kurangnya menyimpulkan bacaan, memahami makna tersirat dan tersurat, menjawab pertanyaan, dan menceritakan kembali cerita menggunakan bahasa sendiri. Tujuan penulisan paper ini untuk memaparkan penerapan metode CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Adapun metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Penerapan metode CIRC dilakukan sesuai tahap prabaca, membaca, dan pascabaca diperoleh hasil, yaitu 1) siswa mampu menyimpulkan bacaan, 2) siswa mampu memahami makna tersurat dan tersirat, 3) siswa mampu menjawab pertanyaan, dan 4) siswa mampu menceritakan kembali cerita menggunakan bahasa sendiri. Penerapan metode ini disarankan diterapkan dalam jumlah siswa kurang dari 30 sehingga guru dapat memantau perkembangan membaca pemahaman dengan optimal.
Copyrights © 2024