Agro Ekonomi
No 12 (1979): 1979

PERUSAHAAN INTI PADI (NUCLEUS RICE ESTATE)

Sri Widodo (Departemen Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2016

Abstract

PendahuluanMenteri Pertanian dalam pidato pengarahan pada Rapim Deptan Repelita III dengan Assosiasi dan Pengusaha Swasta di bidang pertanian 28 September 1978 mengharapkan bahwa peranan swasta dalam Pelita III akan lebih besar, terutama dalam investasi dalam ikut serta memecahkan masalah pangan. Harapan pemerintah terhadap perusahaan swasta maupun perusahaan negara seperti ini adalah wajar, selama keuntungan yang diperoleh perusahaan tersebut langsung atau tidak langsung diadakan dan diperbesar oleh adanya bantuan pemerintah dalam bentuk subsidi program peningkatan produksi pangan yang meliputi price support policy maupun input support policy.Dengan biaya yang besar, Rp 198,2 milyar biaya Bimas pada tahun 1976 dan Rp 143,4 milyar tahun 1977 3) , pemerintah berusaha untuk memecahkan masalah pangan terutama beras, tetapi nampaknya produksi beras masih di bawah supply yang diperlukan agar tidak mengakibatkan akibat ekonomi yang serius.Dalam periode di sekitar Pelita I, Indonesia telah berhasil meningkatkan produksi rata-rata 4,08% atau 525.000 ton beras setahun dari tahun 1968 s/d 1975. Kenaikan produksi ini terdiri dari 397.000 ton dari intensifikasi dan 127.000 ton dari perluasan areal 4).Akan tetapi meskipun produksi padi sudah meningkat import masih terus meningkat pula

Copyrights © 1979






Journal Info

Abbrev

jae

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Economics, Econometrics & Finance

Description

AE is a media for dissemination information of thinking and research from lecturers, researchers, students, and practitioners who are interest to produce the scientific work in the agricultural and natural resource policies, agribusiness and agricultural extension & communication sciences. The focus ...