Globalisasi dan mobilitas tenaga kerja internasional telah mengubah dinamika di tempat kerja, terutama dalam hal pengelolaan kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan dalam penerapan sistem manajemen kinerja antara tenaga kerja lokal dan asing di perusahaan multinasional. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan manajer dan karyawan dari kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kerja lokal lebih terbiasa dengan sistem penilaian berbasis standar lokal dan memiliki harapan yang lebih jelas mengenai promosi dan pengembangan karier. Sementara itu, tenaga kerja asing menunjukkan kesulitan dalam beradaptasi dengan ekspektasi kinerja lokal, terutama yang dipengaruhi oleh perbedaan budaya dan komunikasi. Penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor seperti budaya, kebijakan perusahaan, dan regulasi tenaga kerja yang memengaruhi sistem manajemen kinerja pada kedua kelompok. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya strategi manajemen kinerja yang fleksibel dan sensitif terhadap perbedaan budaya agar dapat mengoptimalkan kontribusi tenaga kerja lokal maupun asing.
Copyrights © 2024