Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis gaya komunikasi Habib Jafar di media sosial Instagram dengan menggunakan teori gaya komunikasi dan teori analisis konten. Habib Jafar, seorang cendekiawan ternama Indonesia, menggunakan platform ini untuk menyebarkan pesan-pesan keagamaan kepada para pengikutnya. Penelitian ini mengkaji aspek verbal dan nonverbal dari gaya komunikasi dan penyebaran pesan agama. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis konten yang diunggah oleh Habib Jafar di Instagram. Konten ini mencakup ceramah video, tulisan dengan kutipan agama dan menggunakan gambar atau grafik yang relevan. Selain itu, interaksi Habib Jafar dengan pengikutnya melalui komentar dan pesan juga menjadi fokus analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Habib Jafar menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami saat menyampaikan pesan-pesan keagamaan. Ia juga menggunakan fitur visual Instagram seperti gambar dan video untuk memperkuat pesan yang disampaikan. Gerakan tubuh dan ekspresi wajah yang digunakan dalam video ceramahnya menyoroti poin-poin penting: Ketika berhadapan dengan para pengikutnya, Habib Jafar bereaksi dengan penuh perhatian dan penuh kasih terhadap komentar dan pesan. Ini membantu membangun ikatan positif antara dia dan para pengikutnya dan menciptakan suasana saling mendukung. Gaya komunikasi verbal dan non-verbal yang efektif membantu meningkatkan pemahaman umat tentang agama, memperluas penyebaran dakwah ke berbagai daerah, dan membangun ikatan yang kuat antara da'i dan pengikutnya. Hasil penelitian ini memberikan wawasan dan inspirasi bagi para mubaligh dan pengguna media sosial untuk menyebarkan pesan-pesan keagamaan dengan cara yang relevan dan mudah dipahami.
Copyrights © 2023