cover
Contact Name
-
Contact Email
jkii@umj.ac.id
Phone
+6285711025419
Journal Mail Official
jkii@umj.ac.id
Editorial Address
Gedung Cendekia, lantai 3, ruang LPPAIK UMJ, Jalan K.H. Ahmad Dahlan, Cireunde, Ciputat Timur, Tangsel
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kemuhammadiyahan dan Integrasi Ilmu
ISSN : -     EISSN : 30249131     DOI : https://doi.org/10.24853/jkii.2.2.178-192
Jurnal Kemuhammadiyahan dan Intergrasi Ilmu LPP AIK UMJ adalah jurnal yang berkaitan dengan kajian Islam dan Kemuhammadiyahan. Jurnal ini diterbitkan oleh LPP AIK, Universitas Muhammadiyah Jakarta sejak tahun 2023 (versi cetak dan online). Tujuan penerbitan jurnal ilmiah ini adalah sebagai wadah aktualisasi pendapat, hasil penelitian yang berkaitan dengan AIK. Jurnal Kemuhammadiyahan dan Intergrasi Ilmu LPP AIK UMJ mengundang para dosen, peneliti, pengkaji, praktisi, pemerhati pendidikan, serta mahasiswa S1/S2/S3, untuk mengirimkan makalah atau artikel ilmiahnya. Makalah yang masuk akan di-review secara peer-review. Setelah proses review selesai, hasil review akan diinformasikan kepada penulis paper melalui sistem Open Journal System (OJS) Jurnal ini terbit 2 kali setahun pada bulan Juni dan Desember
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 27 Documents
WAKAF PRODUKTIF DAN PENINGKATAN TARAF HIDUP UMAT (STUDI KASUS WAKAF PRODUKTIF DI PIMPINAN DAERAH MUHAMMADIYAH METRO) Sabdo Sabdo; Mokhammad Samson Fajar
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.1.1.1-24

Abstract

Productive Waqf is one of the fiqh ijtihad in the development of waqf syari'at in Islamic law. In Indonesia, the regulations governing waqf have so far been contained in the Basic Agrarian Law Number 5 of 1060, Government Regulation Number 28 of 1977 concerning Ownership of Owned Land. In addition, million is contained in the Compilation of Islamic Law (KHI), based on Presidential Instruction No.1 of 1991. Finally, the laws and regulations governing waqf legally are starting to gain a stronger position, namely the enactment of Law Number 41 of 2004 concerning Waqf. and Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 42 of 2006 concerning Implementing Regulations of Law Number 41 of 2004 concerning Waqf. Legally, the position of waqf is very strong in religious life. However, the legal norms of productive waqf have not been immediately implemented in the lives of the people, so research is needed to examine how the relationship of productive waqf in improving the standard of living of people in the Regional Leadership of Metro City The method used is a qualitative method with a management science approach, namely planning, organizing, actuating and controlling. With the hope that it will be understood how the implementation of productive waqf in improving the standard of living of people in Metro City
PENGAJARAN BAHASA INDONESIA YANG MENGADOPSI NILAI-NILAI AL-ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Yulian Dinihari; Musringudin Musringudin; lutfi lutfi
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.1.1.25-32

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali lebih dalam tentang pentingnya pengajaran Bahasa Indonesia yang mengadopsi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan pada era Revolusi Industri 4.0 dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pembentukan karakter siswa. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang manfaat dan tantangan dari pendekatan ini, diharapkan dapat dikembangkan strategi dan metode pengajaran yang efektif untuk memperkuat pemahaman siswa tentang Bahasa Indonesia dan nilai-nilai Islami yang terkait. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pengajaran Bahasa Indonesia yang mengadopsi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan pada era Revolusi Industri 4.0.Penelitian memeroleh hasil bahwa pentingnya Integrasi Nilai-Nilai Islami dalam Pengajaran Bahasa Indonesia,
GAYA KOMUNIKASI DAKWAH HABIB JAFAR DI MEDIA SOSIAL (Studi Akun Instagram @husein_hadar) Aziz Iskandar; Mulkan Habibi
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.1.1.33-37

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis gaya komunikasi Habib Jafar di media sosial Instagram dengan menggunakan teori gaya komunikasi dan teori analisis konten. Habib Jafar, seorang cendekiawan ternama Indonesia, menggunakan platform ini untuk menyebarkan pesan-pesan keagamaan kepada para pengikutnya. Penelitian ini mengkaji aspek verbal dan nonverbal dari gaya komunikasi dan penyebaran pesan agama. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis konten yang diunggah oleh Habib Jafar di Instagram. Konten ini mencakup ceramah video, tulisan dengan kutipan agama dan menggunakan gambar atau grafik yang relevan. Selain itu, interaksi Habib Jafar dengan pengikutnya melalui komentar dan pesan juga menjadi fokus analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Habib Jafar menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami saat menyampaikan pesan-pesan keagamaan. Ia juga menggunakan fitur visual Instagram seperti gambar dan video untuk memperkuat pesan yang disampaikan. Gerakan tubuh dan ekspresi wajah yang digunakan dalam video ceramahnya menyoroti poin-poin penting: Ketika berhadapan dengan para pengikutnya, Habib Jafar bereaksi dengan penuh perhatian dan penuh kasih terhadap komentar dan pesan. Ini membantu membangun ikatan positif antara dia dan para pengikutnya dan menciptakan suasana saling mendukung. Gaya komunikasi verbal dan non-verbal yang efektif membantu meningkatkan pemahaman umat tentang agama, memperluas penyebaran dakwah ke berbagai daerah, dan membangun ikatan yang kuat antara da'i dan pengikutnya. Hasil penelitian ini memberikan wawasan dan inspirasi bagi para mubaligh dan pengguna media sosial untuk menyebarkan pesan-pesan keagamaan dengan cara yang relevan dan mudah dipahami.
IMPLEMENTASI PERATURAN REKTOR NOMOR 372 TAHUN 2018 TENTANG KAMPUS ISLAMI Fakharurazi Fakharurazi; Jayadi Jayadi
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.1.1.38-48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi peraturan Rektor nomor 372 tahun 2018 tentang kampus islami pada Tenaga Kependidikan Rektorat Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Implementasi Peraturan Rektor Nomer 372 Tahun 2018 tentang Pedoman Kampus Islami menjadi identitas bagi seluruh warga sivitas akademika dan Tenaga Kependidikan di seluruh fakultas dan unit kerja di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jakarta. Teori yang digunakan dianataranya, teori implementasi dan penerapan serta kampus islami. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif, Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan Deskriptif, yaitu jenis penelitian yang merupakan suatu metode dalam meneliti status kelompok manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Peraturan Rektor Nomer 372 Tahun 2018 tentang Pedoman Kampus Islami pada Tenaga Kependidikan Rektorat Universitas Muhammadiyah Jakarta sebagaimana yang terkandung dalam Peraturan Rektor Nomor 372 tahun 2018 tentang kampus islami secara umum sudah berjalan. Seperti shalat berjama’ah, pembinaan ideologi Muhammadiyah, etika belajar, etika pergaulan dan etika komunikasi. Namun penerapan kawasan tanpa rokok di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jakarta masih belum berjalan dengan baik. Hal tersebut karena belum ada ketentuan tentang sanksi yang diberlakukan bagi tenaga kependidikan yang melanggar
FIQIH SUPORTER SEPAK BOLA BERDASARKAN AL ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN (STUDI KASUS PADA SUPORTER PERSIJA) Sri Imawati; Sholehuddin Sholehuddin; Muhammad Ishaq Gerry
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.1.1.49-51

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena para suporter dalam menjalankan ajaran agamanya yang ditinjau dari Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Oleh karena itu, penelitian ini ditujukan untuk menganalisa keberagamaan para suporter Persija dalam mendukung klub kebanggaannya tersebut, terutama ketika berada di stadion dan tempat-tempat umum yang dijadikan arena nonton bareng dan sekaligus untuk menyusun buku saku Fiqih Suporter sebagai panduan para suporter untuk menjalankan ibadahnya dalam perspektif Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan menghadirkan 32 mahasiswa sebagai respondennya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian para suporter masih beranggapan bahwa persoalan fiqih lebih terbatas pada persoalan ibadah dalam hal ini shalat. Bagi mereka shalat boleh tidak dikerjakan ketika dalam keadaan sibuk, seperti ketikan nonton pertandingan sepakbola di stadion. Oleh karena itu buku saku fiqih suporter ini memuat tidak hanya aspek shalat, melainkan aspek sopan santun, cara berpakaian dan bersikap kepada orang lain di ruang publik. Oleh karena itu, buku saku ini diharapkan dapat dijadikan pedoman bagi para suporter untuk menjalankan syariat agamanya berdasarkan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan
PENGEMBANGAN MODEL PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS AL-ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN DENGAN METODE SHIBGHAH DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA Achmad Djauhari; Adi Mansah
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.1.1.52-65

Abstract

Untuk itulah betapa pentingnya karakter dan pendidikan karakter bagi bangsa, terutama mahasiswa dan generasi muda bangsa sebagai generasi pengganti. Pendidikan karakter harus serius dilaksanakan dan tidak ada alasan terlambat. Penelitian ini bertujuan menganalisis metode pembalajaran dan mengembangakn model pembelajaran. Pendidikan karakter berbasis al-Islam dan Kemuhammadiyahan dengan Metode Shibghah (pencelupan, dengan jiwa Tauhid yang kokoh dan mendalam),untuk membentuk pribadi-pribadi mahasiswa/alumninya yang memiliki kapasitas sesuai bidang studinya serta menyatunya sifat-sifat utama Nabi Muhammad, saw , yakni : jiwa-jiwa kejujuran(ash-Shidiq), transparansi (Tabligh), amanah (Terpercaya dalam segala halnya)dan Fathanah (cerdas dalam berpikir, bersikap dan bertindak) dalam kehidupannya dimanapun mereka mengabdi
Peran Pendidikan dalam Gerakan Kemuhammadiyahaan: Studi Pada Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri dan Informatika Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA Riyan Ariyansah; Irwansyah Irwansyah; Ade Davy Wiranata; Muhamad Fadilah Rafli; Ahamad Ahdani
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.1.2.66-71

Abstract

Penelitian ini membahas peran pendidikan dalam Gerakan Kemuhammadiyahan di kalangan Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri dan Informatika Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA. Di era modern yang dipenuhi kemajuan teknologi dan informasi, penelitian ini menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan. Gerakan Kemuhammadiyahan, sebagai inisiatif keagamaan di universitas tersebut, memiliki tugas besar dalam membentuk karakter dan keimanan melalui pendidikan. Latar belakang penelitian ini timbul dari kesadaran akan potensi pengabaian nilai-nilai agama dalam sorotan teknologi. Tujuan penelitian adalah menganalisis peran pendidikan dalam Gerakan Kemuhammadiyahan, khususnya pada Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri dan Informatika, serta memberikan kontribusi pemikiran terkait perencanaan pendidikan keagamaan di institusi Islam.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Populasi penelitian meliputi Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri dan Informatika, dengan sampel dipilih secara purposif. Instrumen penelitiannya meliputi wawancara, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memahami Gerakan Kemuhammadiyahan, dengan tingkat keterlibatan yang bervariasi dalam kegiatan gerakan. Mayoritas menyatakan pentingnya peran pendidikan dalam mendukung Gerakan Kemuhammadiyahan, dengan indikasi keselarasan antara kurikulum pendidikan dan nilai-nilai gerakan. Penelitian ini memiliki dorongan untuk meningkatkan integrasi nilai-nilai Kemuhammadiyahan dalam kurikulum dan kegiatan akademis, dengan rekomendasi sebagai langkah perbaikan. Kesimpulannya, Mahasiswa Teknologi Industri dan Informatika di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA memiliki pemahaman yang baik tentang Gerakan Kemuhammadiyahan, dan peran pendidikan dianggap Fakultas krusial dalam mendukung gerakan tersebut.
Refleksi Orientalisme, Oksidentalisme, dan Oksidentalis: Kajian terhadap Hubungan Timur dan Barat dalam Studi Islam Indria Hartika Rukmana; Ihsan Kamaludin
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.1.2.72-83

Abstract

Occidentalism is a concept that emerged as a response to Orientalism in the West. Orientalism is a viewpoint, thought, and study conducted by the West towards the Eastern world, often creating an attitude of Western superiority towards the East. As a counter-discourse to Orientalism, Occidentalism emerged as an attempt from Eastern societies to respond to Orientalism and reassess the West as an object of study. Several Muslim thinkers, such as Hasan Hanafi, Mukti Ali, Burhanuddin Daya, Alef Theria Wasim, Muzaeri, Amin Abdullah, and Al Makin, have contributed to the concept of Occidentalism. They propose research and critical study of the West, as well as attempts to understand the role of the West in Eastern civilization. Hasan Hanafi introduced occidentalism as a tool to confront the West's profound influence on Eastern civilization. Other thinkers, such as Mukti Ali, Burhanuddin Daya, and Alef Theria Wasim, discussed the importance of studying Occidentalism as a response to Orientalism. Muzaeri highlighted conceptual and ideological issues in Occidentalism, while Amin Abdullah emphasized the integration between science and religion in Islamic academic circles. Occidentalism is essential in promoting dialogue and better understanding between the West and the East in the current era of globalization. The concept still requires further development and in-depth study to understand its implications in recent developments.
PARADIGMA WASATHIYAH DALAM AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH SERTA URGENSINYA BAGI ISLAM BERKEMAJUAN DI MASA MODERN Canra Krisna Jaya; Daud Lintang; Indah Lestari
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.1.2.110-117

Abstract

Islam, sebagai agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam, memberikan kesempatan untuk saling menghormati dalam keberagaman bagi penganutnya. Namun, terkadang kita menemui ketidakharmonisan dalam cara menghadapi keberagaman ini, yang mengakibatkan sikap eksklusifitas di kalangan umat. Maka dari peran penting bagi setiap kita untuk mensyiarkan betapa pentingnya pemahaman wasathiyah tersebut di sampikan kepada masyarakat seluas-luasnya. Sehingga dengan syiar dakwah tersebut diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai wasathiyah dalam sikap keberagamaan, sehingga generasi Islam kedepannya mampu bersikap dewasa dalam menghadapi perbedaan. Penelitian ini memiliki dua tujuan utama, yang pertama adalah menguraikan nilai-nilai Islam wasathiyah yang ditanamkan, dan yang kedua adalah menjelaskan proses penanaman nilai-nilai wasathiyah dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode studi Pustaka, dengan menerapkan proses empat tahapan diawali dengan mengumpulkan leteratur dari berbagai sumber dari buku dan jurnal yang berkaitan dengan Islam Wasathiyah. Dapat disimpulkan bahwa praktek bermasyarakat diindonesia sebagian besar sudah menerapkan sikap wasathi dalam sikap keberagamaannya. Hanya segelintir orang yang masih terkontaminasi dengan pehaman-pemahaman eksklusif, inklusif dan ektrimisme.Kata kunci: Islam berkemajuan; paradigma; wasathiyah
HERMEUNETIKA DALAM KAJIAN AGAMA Didi Sunardi
JURNAL KEMUHAMMADIYAHAN DAN INTEGRASI ILMU Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : LPP AIK UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkii.1.2.100-109

Abstract

Di kalangan umat Islam sebenarnya telah banyak kitab kitab tafsir yang menyandarkan penafsirannya kepada pemahaman terhadap teks akqur'an, artinya al-qur'an difahami dengan menggunakan teks sebagai objek pengkajian. Masih jarang kita menemukan kitab kitab tafsir yang mendasarkan penafsirannya hingga aspek kontek (asbab al-nuzul) dan kurang diperhitungkan dalam mengambil makna dari teks, Kalaupun ada namun kurang mendapat porsi yang seimbang bila dibandingkan dengan pemahaman berdasarkan teks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji apakah hermeneutika bisa digunakan untuk memahami atau mentafsirkan al-qur'an, di samping metode penafsiran al-quran yang sudah baku yang melahirkan kitab kitab tafsir yang begitu banyak. Perkembangan zaman menuntut matode metode baru untuk memahami teks ayat al-qur'an. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian literatur baik dari buku referensi atau jurnal. Dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa sangat memungkinkan metode hermeuneutika digunakan untuk memahami tek teks kitab suci al-qur'an. Setidaknya ada tiga metode penafsiran hermeneutika yaitu hermeneutika teoritis, folosofis dan kritis yang dapat digunakan untuk memahami teks kitab suci

Page 1 of 3 | Total Record : 27