Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pencapaian pembelajaran PAI bagi ABK pada Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif . Metode penelitian menggunakan metode kepustakaan (library study) yaitu pengumpulan data dan informasi dengan bantuan materi yang terdapat dalam kepustakaan. Penelitian ini memusatkan perhatian pada kajian kepustakaan tentang Analisis Capaian Pembelajaran PAI Kurikulum Merdeka bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Sesuai dengan masalah pokok yang dibahas, maka penelitian ini dimulai dengan mengklasifikasikan capaian pembelajaran PAI bagi ABK dalam Kurikulum Merdeka. Sumber data ada dua: Pertama, data primer adalah data yang diperoleh dari Kurikulum Merdeka Mata Pelajaran PAI bagi ABK. Kedua, data sekunder merupakan sumber pendukung seperti buku, jurnal, dan berbagai sumber lainnya yang berkaitan dengan masalah penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Capaian Pembelajaran PAI bagi ABK pada Kurikulum Merdeka dibedakan menjadi 6 fase yaitu fase A (Usia Mental ≤ 7 Tahun, SDLB Kelas I dan II), Fase B (Usia Mental ± 8 Tahun, SDLB Kelas III dan IV), Fase C (Usia Mental ± 8 Tahun, SDLB Kelas V dan VI), Fase D (Usia Mental ± 9 Tahun, SMPLB Kelas VII, VIII dan IX), Fase E (Usia Mental ± 10 Tahun, SMALB Kelas X), Fase F (Usia Mental ± 10 Tahun, SMALB Kelas XI dan XII). Capaian Pembelajaran PAI bagi ABK pada tiap fase terdiri dari 5 unsur yaitu Al-Quran dan hadis, Akidah, Akhlak, Fikih, dan Sejarah Peradaban Islam.
Copyrights © 2024