This paper is a literature review that elaborates Baudrillard's thoughts on Simulacra in Consumption Society which can be used as a study in understanding the phenomenon of consumption society today and in the future. Basically, according to Baudrillard, consumption in its process can be analyzed in two basic perspectives, namely: as a process of meaning and communication based on rules (code), where consumption practices appear and receive their meaning. Here, consumption is a language-appropriate system of exchange. Second, as a process of social classification and differentiation, this time defines objects/signs not only as significant differences in one code, but as values (rules) that are appropriate in a hierarchy. Consumption can be the subject of strategic power-determining discourse here, especially in the distribution of values that follow rules (except in relation to other social signals: knowledge, power, culture, etc.). In other words, Baudrillard's theory is able to connect the dynamics of consumption society with self-actualization and social needs.ABSTRAKNaskah ini merupakan tinjauan literatur yang mengelaborasi pikiran Baudrillard tentang Simulakra dalam Masyarakat Konsumsi yang bisa digunakan sebagai kajian dalam memahami fenomena masyarakat konsumsi saat ini dan selanjutnya. Pada dasarnya menurut Baudrillard konsumsi dalam prosesnya dapat dianalisis dalam dua perspektif dasar, yaitu: sebagai proses pemaknaan dan komunikasi berdasarkan aturan (kode), di mana praktik konsumsi muncul dan menerima maknanya. Di sini, konsumsi adalah sistem pertukaran yang sesuai dengan bahasa. Kedua, sebagai proses klasifikasi dan diferensiasi sosial, kali ini menetapkan objek/tanda tidak hanya sebagai perbedaan yang signifikan dalam satu kode, tetapi sebagai nilai (aturan) yang sesuai dalam suatu hierarki. Konsumsi dapat menjadi subjek diskursus penentu kekuatan strategis di sini, terutama dalam distribusi nilai yang mengikuti aturan (kecuali dalam kaitannya dengan sinyal sosial lainnya: pengetahuan, kekuasaan, budaya, dll). Dengan kata lain teori Baudrillard mampu mengkoneksikan dinamika masyarakat konsumsi dengan aktualisasi diri dan kebutuhan sosial.
Copyrights © 2022