Penelitian ini mengkaji potensi dampak kesehatan dari cemaran mikroplastik pada tubuh ikan di Sungai Bedadung, Jember, Jawa Timur. Sungai Bedadung merupakan sumber air vital yang tercemar mikroplastik akibat aktivitas manusia, seperti pembuangan sampah plastik dan limbah domestik. Data primer dari studi Sholihin (2024) menunjukkan kelimpahan mikroplastik dalam ikan mencapai 169–333 partikel/kg, dengan jenis dominan berupa pellet (36%), fiber (29%), fragment (29%), dan film (6%). Kontaminasi tertinggi ditemukan di daerah tengah sungai (Kaliwates) sebesar 333 partikel/kg, diduga akibat aktivitas pasar tradisional dan industri kecil. Mikroplastik ini berpotensi masuk ke tubuh manusia melalui konsumsi ikan, membawa bahan kimia berbahaya seperti ftalat dan BPA yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan, toksisitas, dan risiko jangka panjang seperti kanker. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan literature review untuk menganalisis dampak kesehatan dan sumber pencemaran. Hasilnya menunjukkan perlunya pendekatan terpadu, termasuk edukasi masyarakat, penguatan regulasi, dan teknologi pengolahan limbah, untuk mengurangi risiko kesehatan dan melestarikan ekosistem sungai.
Copyrights © 2025