Kemampuan membaca permulaan merupakan keterampilan mendasar yang sangat penting bagi siswa Sekolah Dasar, terutama di kelas 1 dan 2. Namun, di SDN 03 Selebung Ketangga, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, kemampuan membaca siswa kelas 2 masih sangat rendah, dengan rata-rata hanya 27,65% siswa yang mampu membaca dengan baik dalam lima tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan membaca permulaan serta efektivitas penerapan metode suku kata dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor intelektual, dukungan orang tua, kurangnya media bacaan, serta metode pengajaran yang kurang tepat menjadi penyebab utama kesulitan membaca. Penerapan metode suku kata berhasil membantu siswa dalam mengenal dan merangkaikan huruf menjadi kata, meskipun masih memerlukan dukungan tambahan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode suku kata terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa, namun faktor pendukung lainnya seperti keterlibatan orang tua dan penyediaan media pembelajaran perlu diperkuat untuk hasil yang lebih optimal.
Copyrights © 2024