Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pendidikan Islam di Indonesia menawarkan peluang yang signifikan untuk mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kemandirian belajar. Namun, tantangan yang ada perlu diatasi melalui kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan, serta dukungan yang kuat dari guru dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode library research atau penelitian kepustakaan, yang fokus pada pengumpulan dan analisis data dari literatur tertulis yang relevan dengan topik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Proses integrasi nilai-nilai keislaman dalam kurikulum merdeka pada lembaga pendidikan Islam adalah melalui Integrasi nilai-nilai Islam dalam mata pelajaran, penerapan nilai Islam dalam pembelajaran berbasis proyek, peran lingkungan belajar yang islami, keterlibatan guru sebagai fasilitator nilai-nilai keislaman dan tantangan dalam integrasi nilai-nilai Islam.2). Proses integrasi kemandirian belajar dalam kurikulum merdeka pada lembaga pendidikan Islam adalah melalui penerapan pembelajaran berbasis proyek, pendekatan pembelajaran diferensiasi, pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam, guru sebagai pembimbing, penggunaan teknologi dalam pembelajaran dan tantangan dalam menerapkan kemandirian belajar. 3). Peran guru pendidikan agama Islam dalam integrasi nilai-nilai keislaman dan kemandirian belajar dalam kurikulum pada lembaga pendidikan Islam adalah guru pai sebagai model integrasi nilai keislaman, pembelajaran berbasis nilai-nilai islam, membimbing kemandirian belajar dengan pendekatan islami, peran sebagai fasilitator dalam pembelajaran aktif, penggunaan teknologi untuk mendukung pembelajaran mandiri dan tantangan dalam mengintegrasikan kemandirian belajar dan nilai keislaman.
Copyrights © 2024