Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab dan dampak kecanduan game online, khususnya Mobile Legends dan Free Fire, di kalangan remaja tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kecamatan Tarutung. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk memahami fenomena ini melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab kecanduan game online meliputi kurangnya pengawasan orang tua, akses internet yang mudah, serta pengaruh teman sebaya. Selain itu, fitur kompetisi dan interaksi sosial dalam game menarik perhatian remaja untuk terus bermain. Dampak kecanduan game online terlihat dalam berbagai aspek, termasuk penurunan prestasi akademik, gangguan kesehatan fisik seperti kelelahan dan kurang tidur, serta perubahan perilaku sosial seperti isolasi dan menurunnya kemampuan komunikasi tatap muka. Penelitian ini merekomendasikan peran aktif orang tua, guru, dan lingkungan sekolah dalam mengedukasi remaja mengenai penggunaan teknologi secara bijak serta pentingnya pengelolaan waktu untuk mencegah dampak negatif yang lebih besar.
Copyrights © 2024