Bahan pangan olahan daging merupakan bahan pangan utama yang dikonsumsi oleh mayoritas masyarakat. Selain proses penyembelihan yang harus halal, kenyataannya bahan pangan ini memiliki titik kritis yang membuat bahan pangan olahan daging rentan terkontaminasi dengan bahan non halal. Penelitian ini bertujuan untuk melihat secara luas mengenai penerapan rantai nilai Halal (Halal Value Chain) pada bahan pangan olahan daging di Indonesia. Titik kritis dari bahan pangan olahan daging ada dari segi penyembelihan, pengemasan, penyimpanan sampai dengan distribusi. Kontaminasi oleh najis juga bisa terjadi bila perlakuan terhadap bahan pangan olahan daging tidak diperlakukan dengan benar dan toyyib. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan bahwa belum sempurnanya peraturan mengenai penerapan rantai nilai Halal (Halal Value Chain) dan sumberdaya manusia yang belum terlatih. Penelitian ini menggunakan studi literatur sebagai bahan kajian untuk meninjau secara luas (overview) rantai nilai Halal (Halal Value Chain) pada bahan pangan olahan daging di Indonesia. Pendekatan kepustakaan (library research) adalah fokus utama dalam penelitian ini untuk melihat secara mendalam kesiapan dan penerapan peraturan yang berlaku dalam kesiapan industri halal di Indonesia, khususnya penerapan rantai nilai Halal (Halal Value Chain) bahan pangan olahan daging
Copyrights © 2024