Pendidikan memiliki peran strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Seiring dengan dinamika global, perubahan kurikulum menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan penerapan Kurikulum 2013 (K-13) dan Kurikulum Merdeka di MAN 4 Jombang, dengan fokus pada pendekatan pembelajaran, struktur kurikulum, sistem penilaian, serta dampaknya terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan analisis data menggunakan Independent Sample Test melalui software SPSS.Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kurikulum, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05). Rata-rata nilai hasil belajar siswa dalam Kurikulum Merdeka (40,54) lebih tinggi dibandingkan dengan Kurikulum 2013 (33,22). Kurikulum Merdeka terbukti lebih efektif dalam mendorong keaktifan siswa, pengembangan kemampuan berpikir kritis, serta pencapaian kompetensi secara menyeluruh. Meski menghadapi tantangan dalam implementasi, seperti kesiapan guru dan keterbatasan sarana, kurikulum ini memiliki potensi besar dalam membentuk peserta didik yang mandiri, kreatif, dan berkarakter.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya dukungan terhadap pengembangan perangkat ajar dan pelatihan guru secara berkelanjutan untuk menunjang keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2025