Literasi kini mencakup pemahaman, interpretasi, dan penggunaan informasi secara efektif, tidak lagi terbatas pada kemampuan membaca dan menulis. Penelitian ini menganalisis implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SMKN 1 Patumbak melalui pendekatan aksiologi, dengan fokus pada nilai edukatif, etika, sosial, estetika, praktis, serta pembentukan karakter seperti kemandirian, kedisiplinan, kerja sama, rasa ingin tahu, dan tanggung jawab. Metode yang digunakan adalah analisis konten inferensial dengan pendekatan deskriptif kualitatif, merujuk pada artikel Jefriyanto Saud (2024). Hasil menunjukkan kegiatan literasi mencakup membaca buku nonpelajaran, pojok baca, lomba literasi, dan buletin sekolah. Namun, hambatan seperti ketergantungan suasana hati, dominasi media sosial, dan evaluasi strategi masih ada. Rekomendasi meliputi integrasi literasi dalam pelajaran, keterlibatan orang tua, pemanfaatan teknologi, bahan bacaan kontekstual, dan metode "Reading for Action". GLS terbukti mendukung pembentukan karakter dan berpikir kritis siswa.
Copyrights © 2025