Festival Hakata Gion Yamakasa merupakan salah satu bagian penting dari budaya Jepang yang menarik perhatian banyak orang dan melibatkan partisipasi komunitas secara kolektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana nilai-nilai shuudan shugi atau kolektivisme terwujud dalam penyelenggaraan festival tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif terhadap berbagai dokumentasi acara dan sumber literatur lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa festival ini tidak hanya sekadar perlombaan, tetapi juga mencerminkan solidaritas dan identitas budaya masyarakat Hakata, di mana anggota komunitas bekerja sama dalam persiapan dan pelaksanaan festival, serta mengembangkan rasa kebersamaan meskipun dalam konteks masyarakat modern yang cenderung individualis. Temuan ini memperkuat pemahaman tentang peran festival dalam mempertahankan tradisi dan nilai-nilai kolektif di Jepang.
Copyrights © 2025