Penelitian ini berfokus pada penerapan digitalisasi dalam usaha ayam petelur skala rumah tangga di Desa Opo-Opo, dengan tujuan untuk memahami bagaimana teknologi dapat meningkatkan efisiensi produksi, distribusi, dan pemasaran hasil peternakan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam implementasi digitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar peternak masih menggunakan metode tradisional, terdapat potensi besar dalam pemanfaatan teknologi seperti otomatisasi pakan, monitoring suhu kandang berbasis IoT, serta pemasaran digital melalui media sosial. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa digitalisasi dapat menjadi solusi strategis untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha ayam petelur skala kecil, asalkan didukung dengan pelatihan dan akses teknologi yang memadai.
Copyrights © 2025